QA/QC Laboratorium dalam Monitoring Pilot Chemical EOR di Offshore Field

Share on linkedin
Share on email
Share on twitter

Sebagai bagian dari komitmen untuk menyediakan data analitik yang akurat dan dapat ditelusuri, Lab EOR ITB bersama OGRINDO ITB berkolaborasi dengan Yayasan LAPI ITB dalam menjalankan program QA/QC (Quality Assurance dan Quality Control) laboratorium. Program ini mendukung kegiatan monitoring pilot Chemical Enhanced Oil Recovery (EOR) di sebuah offshore field.

Dalam implementasi pilot Chemical EOR, keberhasilan evaluasi performa tidak hanya bergantung pada proses injeksi chemical di lapangan, tetapi juga pada kualitas data yang diperoleh selama kegiatan monitoring. Data laboratorium yang diperoleh melalui kegiatan monitoring memberikan informasi yang diperlukan untuk mendukung evaluasi performa pilot Chemical EOR.

Gambar 1. Fasilitas offshore yang menjadi lokasi pelaksanaan program monitoring pilot Chemical EOR.

Mengawal Monitoring Pilot Chemical EOR dari Lapangan hingga Laboratorium

Perjalanan monitoring dimulai sejak pelaksanaan injeksi melalui kehadiran field laboratory team yang mendukung kegiatan monitoring dan pengujian kualitas secara langsung di lapangan. Seluruh aktivitas dilakukan berdasarkan prosedur yang telah ditetapkan untuk memastikan proses monitoring berjalan secara konsisten selama pelaksanaan pilot.

Sampel yang dimonitor mencakup polymer powder, air injeksi, larutan polimer yang akan diinjeksikan, serta fluida produksi dari sumur-sumur yang berada pada injection pattern. Melalui prosedur QA/QC yang sistematis, setiap tahapan pengujian, verifikasi kualitas, dan pencatatan hasil dilakukan untuk memastikan data monitoring yang dihasilkan tetap konsisten, akurat, dan dapat ditelusuri.

Memastikan Kualitas Chemical dan Sistem Injeksi Tetap Sesuai Target

Pengendalian kualitas dilakukan pada berbagai tahapan sebelum dan selama proses injeksi. Kualitas polymer powder dievaluasi melalui pemeriksaan kondisi kemasan, pengamatan visual, pengukuran viskositas, dan analisis total solid.

Selain itu, kualitas air injeksi juga dimonitor melalui pengujian konduktivitas, salinitas ekuivalen, total suspended solids (TSS), kandungan besi (Fe), dissolved oxygen (DO), serta pH. Parameter-parameter tersebut memberikan gambaran mengenai kondisi sistem injeksi yang dapat memengaruhi performa Chemical EOR.

Larutan polimer yang akan diinjeksikan turut menjalani pengujian untuk memastikan kondisi dan performanya tetap sesuai dengan target. Evaluasi meliputi kondisi visual, homogenitas larutan, kandungan dissolved oxygen (DO), viskositas pada kondisi temperatur reservoir, konsentrasi polimer, hingga filtration ratio (FR).

Memonitor Respons Produksi untuk Mengevaluasi Performa Pilot

Monitoring tidak berhenti setelah chemical diinjeksikan ke dalam reservoir. Tim juga melakukan pengamatan terhadap fluida produksi dari sumur-sumur pada injection pattern untuk memahami respons reservoir terhadap injeksi polimer.

Beberapa parameter yang dimonitor meliputi wellhead pressure (WHP), bottom hole pressure (BHP), laju injeksi, peningkatan laju produksi minyak, water cut, serta kondisi fluida produksi. Pengujian tambahan seperti viskositas dan konsentrasi polimer, evaluasi fenomena flocculation, stabilitas emulsi, serta keberadaan bakteri pada effluent juga dilakukan sebagai bagian dari evaluasi performa pilot.

Melalui rangkaian kegiatan monitoring tersebut, tim dapat memastikan kualitas polymer powder, air injeksi, dan larutan polimer tetap sesuai target. Data yang diperoleh juga digunakan untuk memonitor keberadaan dan perilaku polimer dalam sistem produksi serta mendukung evaluasi respons sumur produksi selama pelaksanaan pilot.

Gambar 3. Kegiatan monitoring di area fasilitas produksi offshore sebagai bagian dari rangkaian pemantauan pilot Chemical EOR.

QA/QC Laboratorium sebagai Fondasi Data yang Andal dalam Evaluasi Chemical EOR

Program QA/QC laboratorium merupakan bagian dari kegiatan monitoring yang memastikan seluruh proses pengujian dilakukan sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan. Melalui penerapan prosedur QA/QC yang terstruktur, data monitoring yang dihasilkan dapat digunakan untuk mendukung evaluasi performa pilot Chemical EOR.

Kolaborasi antara Lab EOR ITB, OGRINDO ITB, dan Yayasan LAPI ITB mencerminkan sinergi antara akademisi dan industri dalam menghadirkan dukungan teknis berbasis keilmuan untuk pengembangan teknologi Enhanced Oil Recovery di Indonesia.

Gambar 4. Rangkaian kegiatan monitoring dari lapangan hingga laboratorium yang didukung oleh penerapan prosedur QA/QC secara sistematis selama pelaksanaan pilot Chemical EOR.

Mari Berkolaborasi Bersama Kami

Dengan pengalaman dalam penelitian, pengujian laboratorium, serta dukungan teknis di bidang Enhanced Oil Recovery (EOR), Lab EOR ITB dan OGRINDO ITB siap menjadi mitra dalam menyediakan solusi berbasis data untuk berbagai tantangan di industri minyak dan gas.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai kerja sama penelitian, pengujian laboratorium, maupun studi teknis, silakan hubungi:
📧 OGRINDO ITB
info@ogrindoitb.com
📧 Lab EOR ITB
eor@itb.ac.id