Kategori
News Article

Micromodel: Teknologi Inovatif untuk Optimasi Enhanced Oil Recovery

Di tengah tantangan peningkatan perolehan minyak (Enhanced Oil Recovery), metode laboratorium yang mampu merepresentasikan mekanisme perpindahan fluida secara visual menjadi sangat krusial. Di sinilah micromodel hadir sebagai solusi inovatif karya anak bangsa.

Micromodel adalah perangkat laboratorium berbentuk dua dimensi yang dirancang untuk menyerupai struktur pori batuan reservoir, seperti sandstone maupun batuan karbonat. Melalui micromodel, pergerakan fluidaโ€”seperti air, minyak, surfaktan, dan polimerโ€”dapat diamati secara langsung dan real-time.

Perbandingan penggunaan metode coreflood dan micromodel flooding dalam mengamati aliran fluida di batuan reservoir

Sebagian besar uji laboratorium konvensional seperti coreflooding memiliki keterbatasan dalam memberikan visualisasi langsung terhadap mekanisme injeksi kimia. Micromodel hadir untuk menjawab tantangan ini, memungkinkan pengamatan langsung terhadap perubahan tegangan antar muka, wettability alteration, dan efisiensi perpindahan viskositas pada skala pori.

Apa Tujuan Penggunaan Micromodel?

Micromodel digunakan untuk:

  • Menganalisis mekanisme kerja EOR kimia secara visual
  • Mengevaluasi efektivitas surfaktan atau polimer sebelum diuji pada skala lebih besar
  • Menyusun strategi injeksi yang efisien dan tepat sasaran
  • Mengidentifikasi fenomena seperti channeling, viscous fingering, dan oil entrapment yang sulit dilihat pada metode konvensional

Micromodel OGRINDO ITB memiliki sejumlah keunggulan:

  • Inovasi Anak Bangsa: Dirancang dan dikembangkan oleh tim peneliti lokal dengan keahlian tinggi
  • Cepat, Mudah, dan Ekonomis: Lebih efisien dibandingkan coreflooding dalam segi waktu dan biaya.
  • Costumized Design: Dapat disesuaikan dengan karakteristik pori sandstone maupun karbonat, bahkan berdasarkan data aktual reservoir.
  • Visualisasi Real-Time: Memungkinkan observasi langsung terhadap proses perpindahan fluida pada skala mikroskopik.
  • Mendukung Desain EOR yang Lebih Akurat: Menjadi jembatan antara hasil laboratorium dan aplikasi lapangan.

Proses Pembuatan Micromodel

Proses pembuatan micromodel mencakup beberapa tahapan utama:

Lima tahapan utama pembuatan micromodel
  1. Reservoir Characterization: Mengidentifikasi sifat fisik dan petrofisika dari batuan reservoir, seperti porositas, permeabilitas, saturasi fluida, dan struktur geologi.
  2. Thin Section & Petrography Analysis: Mengamati irisan batuan yang sangat tipis dan diamati di bawah mikroskop untuk mempelajari komposisi mineral dan tekstur batuan.
  3. Rock Digitization: Proses mengubah data fisik batuan menjadi model digital 2D atau 3D.
  4. Micromodel Fabrication: Tahap pembuatan micromodel melalui proses desain pola pori, etching, dan penyatuan material menggunakan metode seperti thermal bonding.
  5. Micromodel Ready to Use: Tahap akhir di mana micromodel telah melewati semua tahapan fabrikasi dan pengujian karakteristik siap digunakan untuk eksperimen seperti injeksi surfaktan, polimer, atau observasi mekanisme EOR lainnya.

Keunggulan utama dari micromodel OGRINDO adalah fleksibilitas desainnya. Dengan data geologi dan petrofisika dari lapangan, micromodel dapat disesuaikan agar merepresentasikan kondisi sesungguhnya. Hal ini menjadikan hasil pengujian lebih relevan dan dapat diandalkan untuk mendukung keputusan teknis di lapangan.

Visualisasi kondisi oil-wet pada micromodel

๐Ÿ”ฌ Micromodel bukan hanya alat ujiโ€”ia adalah jendela menuju pemahaman yang lebih dalam terhadap perilaku fluida di bawah permukaan. Bersama OGRINDO ITB, mari ciptakan solusi EOR yang lebih cerdas, efisien, dan berbasis data.

๐Ÿ“ž Untuk informasi lebih lanjut dan kerja sama, hubungi tim kami di OGRINDO ITB.

Kategori
News Article

Terobosan Riset OGRINDO ITB: Kombinasi Surfaktan & Nanopartikel Titanium Dioksida, Tingkatkan Perolehan Minyak pada Sandstone Reservoir

Inovasi dalam teknologi Enhanced Oil Recovery (EOR) terus dikembangkan untuk menjawab tantangan produksi minyak di mature oil fields. Salah satu pendekatan yang kini menjadi perhatian para peneliti adalah pemanfaatan nanopartikel titanium dioksida (TiOโ‚‚) untuk meningkatkan performa surfaktan dalam proses pemulihan minyak, khususnya pada formasi sandstone.

Tim peneliti dari OGRINDO ITB baru-baru ini mempublikasikan hasil riset terbaru mereka dalam sebuah artikel ilmiah berjudul:
“Enhancement of Surfactant Performance via Titanium Dioxide Nanoparticles: Implication for Oil Recovery in Sandstone.”

๐ŸŒŸ Apa yang Membuat Penelitian Ini Istimewa?

Surfaktan alkyl ethoxy carboxylate (AEC) merupakan salah satu agen kimia yang sering digunakan dalam metode EOR. Namun, tim OGRINDO melangkah lebih jauh dengan mengeksplorasi bagaimana penambahan nanopartikel TiOโ‚‚ ke dalam AEC dapat mengubah performa sistem secara drastis. Pengujian dilakukan secara komprehensif meliputi:

  • Tegangan antar muka
  • Sudut kontak
  • Zeta potential
  • Coreflooding test

State of the Art

Inovasi terbaru dalam penelitian ini yaitu mengevaluasi kinerja surfaktan AEC dengan cara menambahkan nanopartikel TiOโ‚‚ mulai dari rentang konsentrasi 0%โ€“0,05% w/w.

Penambahan nanopartikel TiOโ‚‚ 0,05% w/w pada surfaktan AEC 1,25% w/w dapat menurunkan interfacial tension hingga mencapai nilai 5,85 ร— 10โปโต mN/m. Kinerja yang sangat baik ini juga terkonfirmasi pada pengujian coreflooding, di mana dapat meningkatkan oil recovery hingga nilai maksimal sebesar 59,52%.

Temuan ini menyoroti pentingnya stabilitas nanopartikel TiOโ‚‚ dalam larutan surfaktan, yang ternyata menjadi kunci utama dalam meningkatkan efisiensi perolehan minyak.

Gambar 1: Sudut kontak dari semua larutan yang diuji pada sayatan tipis batu pasir Berea. Garis error menunjukkan simpangan baku dari pengukuran
Gambar 2: Pengaruh penambahan nanopartikel TiOโ‚‚ pada surfaktan AEC terhadap nilai interfacial tension (diadaptasi dari Megayanti et al. (2023))

Mengapa Ini Penting?

Penelitian ini memberikan wawasan baru yang sangat berharga dalam pengembangan metode EOR berbasis surfaktan dan nanopartikel. Dengan pendekatan ini, diharapkan dapat membuka peluang baru dalam upaya meningkatkan efisiensi pemulihan minyak dari sandstone reservoir โ€” khususnya di lapangan-lapangan yang sudah mengalami penurunan produksi.

Penemuan ini juga memperkuat posisi OGRINDO sebagai pusat unggulan riset EOR di Indonesia, dengan fokus pada pengembangan teknologi ramah lingkungan, berkelanjutan, dan berbasis kebutuhan industri nasional.

๐Ÿ“š Baca jurnal lengkapnya di sini

๐ŸŒ Jelajahi Riset-Riset Unggulan Lainnya

Kunjungi daftar lengkap publikasi ilmiah OGRINDO ITB untuk melihat berbagai terobosan kami di bidang Enhanced Oil Recovery, COโ‚‚, hidrogen, dan teknologi transisi energi lainnya: ๐Ÿ‘‰ Publikasi Ilmiah OGRINDO ITB

Melalui riset, kolaborasi, dan inovasi, OGRINDO ITB berkomitmen menjadi garda terdepan dalam mendukung transformasi energi nasional dan global.

Mari wujudkan masa depan energi yang lebih cerdas dan berkelanjutan โ€” bersama OGRINDO.

๐Ÿ™ Ucapan Terima Kasih

Peneliti menyampaikan terima kasih kepada Oil and Gas Recovery for Indonesia (OGRINDO) ITB dan Laboratorium Enhanced Oil Recovery (EOR) ITB atas akses terhadap peralatan eksperimen yang digunakan dalam penelitian ini.

Kategori
News Article

Kolaborasi untuk Inovasi: PT SNF Menyerahkan Glove Box kepada Laboratorium EOR FTTM ITB

Para tamu berfoto bersama di depan unit Glove Box dari SNF

Sebagai bentuk nyata dari kolaborasi antara dunia industri dan akademisi, PT SNF Water Science Indonesia resmi menyerahkan satu unit Glove Box, Viscometer beserta aksesori pendukung kepada Laboratorium Enhanced Oil Recovery (EOR) Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan (FTTM) Institut Teknologi Bandung (ITB).

Dr. Ir. Dedy Irawan (Kepala Program Magister dan Doktor Teknik Perminyakan ITB) berjabat tangan dengan Mr. David Chan, B.Eng (Managing Director PT SNF Indonesia)

Penyerahan hibah ini berlangsung pada 10 Mei 2025 di Ruang Auditorium, lantai 8 Gedung PAU ITB. Acara tersebut dihadiri oleh Mr. David Chan, B.Eng., selaku Managing Director PT SNF Indonesia, Prof. Dr. Elfahmi, S.Si., M.Si., selaku Direktur Riset dan Inovasi ITB, Ketua Program Studi Magister & Doktor Teknik Perminyakan Dr.Ir. Dedy Irawan, S.T., M.T., Prof. Dr. Ir. Taufan Marhaendrajana, M.Sc., sebagai Deputi Eksploitasi SKK Migas, dan tim dosen serta peneliti yang tergabung dalam riset dan pengembangan teknologi EOR di ITB.

Glove box adalah alat penting dalam riset kimia dan material, termasuk dalam pengembangan surfaktan dan polimer untuk teknologi Chemical Enhanced Oil Recovery (CEOR). Penambahan fasilitas ini diharapkan mampu memperkuat kapasitas Laboratorium EOR FTTM ITB dalam menghasilkan inovasi teknologi migas yang lebih presisi, aman, dan berdampak langsung pada efisiensi produksi minyak nasional.

PT SNF Indonesia, sebagai perusahaan kimia terkemuka yang aktif dalam penyediaan bahan kimia untuk industri migas, menunjukkan komitmen kuatnya dalam mendukung pengembangan riset dan pendidikan tinggi di Indonesia. Melalui hibah ini, PT SNF tidak hanya memberikan peralatan, tetapi juga membangun jembatan kolaborasi antara industri dan institusi akademik sebagai salah satu langkah strategis untuk memperkuat ekosistem riset migas di Indonesia, khususnya dalam pengembangan metode EOR yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.

๐Ÿ“Œ Dengan kolaborasi yang erat antara akademisi dan industri, kita dapat bersama-sama mendorong kemajuan teknologi energi nasional.

Kategori
News Article

Polimer : Kunci Inovasi Teknologi EOR yang Efisien dan Berkelanjutan

Salah satu metode EOR yang terbukti efektif, efisien, dan semakin banyak digunakan adalah polymer flooding. Polimer berfungsi untuk meningkatkan viskositas air injeksi, sehingga dapat mendorong minyak lebih merata dan meningkatkan sweep efficiency. Injeksi polimer dapat memberikan tambahan perolehan minyak sebesar 5% hingga 30% dari Original Oil in Place (OOIP).

Peran Strategis OGRINDO dalam Aplikasi Polymer Flooding

Sebagai perusahaan berbasis teknologi dan riset, OGRINDO (Oil and Gas Recovery for Indonesia) memiliki komitmen kuat untuk mendorong inovasi teknologi injeksi polimer, mulai dari pengujian laboratorium (polymer screening), pendampingan injeksi polimer, serta proses monitoring respon sumur injeksi setelah dilakukan injeksi polimer.

Adapun proses screening polimer meliputi:

Selama ini, OGRINDO ITB bekerjasama dengan chemical provider, baik dari lokal maupun internasional, seperti PT. Rakhara Chemical Technology, SNF Water Science, Kemira, Enerkon, dll. Kolaborasi ini memastikan kami selalu menggunakan bahan kimia dan metode uji terbaik di kelasnya. Percayakan kebutuhan pengujian Anda kepada kami, dan temukan mitra riset yang profesional dan berdedikasi.

Keunggulan Kompetitif OGRINDO

  • Fasilitas laboratorium sudah terakreditasi KAN
  • Peralatan yang andal, canggih, dan mutakhir
  • Asisten peneliti yang handal dan profesional
  • Inovasi pengujian laboratorium berkelanjutan
  • Jaringan mitra lokal dan internasional
  • Rekam jejak proyek yang kuat
  • Komitmen terhadap keberlanjutan dan efisiensi energi

Ayo Kolaborasi untuk Solusi EOR Berbasis Polimer yang Lebih Optimal!

Di tengah tantangan energi masa depan, OGRINDO hadir sebagai mitra strategis Anda dalam teknologi EOR. Kami tidak hanya menyediakan jasa uji laboratorium, tetapi menawarkan solusi menyeluruh: mulai dari studi kelayakan, desain injeksi, hingga implementasi lapangan.


๐Ÿ”— Apakah Anda siap meningkatkan oil recovery dengan pendekatan yang lebih ilmiah, efisien, dan berkelanjutan?
๐Ÿ“ž Hubungi kami untuk menjajaki potensi kerja sama dalam proyek EOR berbasis polimer yang siap mendukung produksi migas nasional.

Kategori
News Article

Surfaktan EOR: Solusi Efisien untuk Optimasi Produksi Migas

Dalam dunia industri migas, pemahaman terhadap konsep dasar surfaktan menjadi salah satu kunci utama dalam pengembangan teknologi yang efisien, ramah lingkungan, dan bernilai ekonomis tinggi. Surfaktan bukan sekadar bahan kimia biasaโ€”ia memainkan peran strategis dalam berbagai aplikasi, termasuk dalam Enhanced Oil Recovery (EOR).

Surfaktan adalah singkatan dari surface active agentโ€”senyawa kimia yang memiliki kemampuan untuk menurunkan tegangan permukaan antara dua fasa; air dan minyak. Struktur molekul surfaktan terdiri dari dua bagian utama:
โ€ข Bagian โ€œheadโ€ yang bersifat hidrofilik (lebih tertarik ke fasa air)
โ€ข Bagian โ€œtailโ€ (lebih tertarik ke fasa minyak)

Kombinasi ini memungkinkan surfaktan untuk berperan sebagai interfacial tension reduction antara fasa air dan minyak, emulsifier (pembentukan mikroemulsi), dan wetting agent.

Mekanisme kerja surfaktan untuk hasil perolehan minyak yang optimal
Efek penggunaan surfaktan pada batuan reservoir

Mengapa Pemilihan Surfaktan yang Tepat Itu Penting?
Tidak ada satu jenis surfaktan yang cocok untuk semua reservoir. Pemilihannya bersifat tailor-made, disesuaikan dengan kondisi unik tiap reservoir. Faktor-faktor seperti salinitas, suhu, tipe batuan, dan jenis minyak memengaruhi efektivitas surfaktan dalam menigkatkan oil recovery. Oleh karena itu, pemilihan dan desain formulasi surfaktan yang tepat sangat krusial untuk mengoptimalkan hasil produksi dan menekan biaya operasional.

OGRINDO dan Riset Surfaktan
Sebagai perusahaan yang berakar dari keilmuan teknik perminyakan, OGRINDO (Oil and Gas Recovery for Indonesia) memiliki kompetensi mendalam dalam riset, pengembangan, dan aplikasi teknologi surfaktan di sektor energi. Kami berkomitmen untuk menyediakan solusi berbasis ilmu pengetahuan yang teruji di laboratorium dan terukur di lapangan. Fokus kami adalah menciptakan solusi berbasis sains, efisien, dan ramah lingkunganโ€”termasuk pengembangan surfaktan lokal yang siap mendukung kemandirian energi nasional.