Kategori
News Article

Empat Mekanisme Trapping: Cara COโ‚‚ Terkunci Aman di Bawah Tanah

Perubahan iklim akibat meningkatnya emisi COโ‚‚ adalah tantangan besar yang kita hadapi saat ini. Untuk mencegah dampaknya, Carbon Capture and Storage (CCS) hadir sebagai solusi terbukti aman untuk menyimpan COโ‚‚ jauh di bawah tanah. CCS bukan hanya mencegah emisi mencapai atmosfer, tetapi juga menjadi fondasi penting dari Carbon Capture, Utilization, and Storage (CCUS)โ€”sebuah jalur yang memungkinkan emisi COโ‚‚ diubah menjadi peluang bernilai.

Gambar 1. Skema keseluruhan proyek CCS: mulai dari penangkapan emisi COโ‚‚, transportasi, hingga penyimpanan permanen di bawah permukaan bumi (Ali et al, 2022)

Empat Mekanisme Trapping COโ‚‚
Keamanan jangka panjang penyimpanan COโ‚‚ dijamin oleh empat mekanisme alami yang saling melengkapi seiring waktu:

  1. Structural Trapping
    COโ‚‚ yang bergerak ke atas akibat perbedaan densitas akan terhenti oleh caprock. Densitas gas yang cenderung lebih kecil daripada minyak dan air, maka gas COโ‚‚ akan berangsur bergerak ke arah vertikal. Untuk mencegah COโ‚‚ tetap terjebak di dalam formasi, maka dibutuhkan batuan caprock yang cukup reliable, memiliki permeabilitas yang sangat kecil, serta wettability yang mengarah ke strong water wet.
  2. Residual Trapping
    Sebagian COโ‚‚ terjebak dalam pori-pori batuan sebagai gelembung kecil yang tidak dapat bergerak lagi. Mekanisme ini memberikan stabilitas penyimpanan dalam jangka panjang.
  3. Dissolution Trapping
    COโ‚‚ larut dalam air formasi dan membentuk larutan karbonat yang memiliki densitas yang lebih berat dibandingkan dengan fluida lain yang ada di dalam formasi sehingga cenderung turun ke arah bawah dan mengurangi risiko kebocoran COโ‚‚.
  4. Mineral Trapping
    COโ‚‚ yang larut bereaksi dengan mineral batuan (Ca, Mg, Fe) dan membentuk mineral karbonat padat seperti kalsit atau magnesit. Ini adalah bentuk penyimpanan paling permanen karena COโ‚‚ berubah menjadi batuan baru yang stabil selama ribuan tahun.

Mekanisme ini bekerja berlapis: structural dan residual memberikan perlindungan segera, sementara dissolution dan mineral memastikan keamanan jangka panjang. Bersama-sama, mereka menciptakan garis pertahanan berlapis yang menjamin COโ‚‚ tetap aman tersimpan selama berabad-abad.

Gambar 2. Kontribusi berlapis dari mekanisme trapping COโ‚‚ yang saling melengkapi seiring waktu, menjaga keamanan penyimpanan dari generasi ke generasi.

CCS Sebagai Fondasi CCUS
Memahami empat mekanisme ini membantu kita melihat bahwa CCS adalah langkah awal yang krusial dalam perjalanan menuju CCUS. Tanpa penyimpanan yang aman, sulit bagi kita mengembangkan pemanfaatan COโ‚‚ dalam skala besar. Melalui CCS, COโ‚‚ tidak hanya tersimpan secara aman di bawah tanah, tetapi juga membuka peluang pemanfaatan kembaliโ€”misalnya dalam Enhanced Oil Recovery (EOR) sebagai bagian dari solusi CCUS.

๐ŸŒฑ Ini Baru Langkah Awal
Pada episode berikutnya, kami akan membahas bagaimana CCUS mengubah COโ‚‚ dari beban menjadi sumber daya bernilai, mendorong inovasi industri, dan mempercepat transisi energi yang lebih bersih.
โœจ Tetap ikuti seri artikel kami, dan jadilah bagian dari perjalanan menuju masa depan rendah karbon.
๐Ÿ“ฉ Hubungi kami: info@ogrindoitb.com
๐ŸŒ Pelajari lebih lanjut: www.ogrindoitb.com

Referensi:
IPCC, 2005: IPCC Special Report on Carbon Dioxide Capture and Storage. Prepared by Working Group III of the Intergovernmental Panel on Climate Change [Metz, B., Davidson, O., de Coninck, H.C., Loos, M., and Meyer, L.A. (eds.)]. Cambridge University Press, Cambridge, United Kingdom and New York, NY, USA, 442 pp.

Kategori
News Article

Prof. Dr. Ir. Hasian P. Septoratno Siregar, DEA โ€“ Founder OGRINDO ITB & Pakar Enhanced Oil Recovery Indonesia

Selama lebih dari empat dekade, Prof. Dr. Ir. Hasian Parlindungan Septoratno Siregar, DEA, telah menjadi salah satu pilar penting dalam kemajuan industri perminyakan Indonesia. Sebagai pendiri Oil and Gas Recovery for Indonesia (OGRINDO) di Institut Teknologi Bandung (ITB), beliau memimpin berbagai terobosan di bidang Enhanced Oil Recovery (EOR) yang berkontribusi langsung terhadap peningkatan produksi migas nasional. Rekam jejaknya mencakup pendidikan, riset, pengajaran, kepemimpinan akademik, hingga kemitraan strategis dengan industriโ€”mengukuhkan reputasinya sebagai salah satu maestro EOR paling berpengaruh di Indonesia.

Prof. Dr. Ir. Hasian Parlindungan Septoratno Siregar, DEA โ€“ Founder OGRINDO ITB & Pakar Enhanced Oil Recovery Indonesia

Fakta Menarik tentang Prof. Siregar
๐Ÿ“Œ Founder OGRINDO ITB โ€“ Menginisiasi konsorsium riset migas nasional
๐Ÿ“Œ Pakar EOR Indonesia โ€“ Riset unggulan di chemical flooding dan immiscible displacement
๐Ÿ“Œ Pendidik 46+ Tahun โ€“ Mengajar di ITB sejak 1975, membimbing ยฑ200 skripsi S-1, ยฑ40 tesis S-2, dan ยฑ15 disertasi S-3
๐Ÿ“Œ Pengalaman Lapangan Luas โ€“ Terlibat di studi pengembangan beberapa lapangan migas Indonesia seperti Minas, Handil, Bunyu, Arjuna Offshore, dan Tiaka
๐Ÿ“Œ Penghargaan Nasional โ€“ Dosen Teladan Nasional (1986) dan Satyalancana Karya Satya 30 Tahun (2009)

Awal Perjalanan Akademik
Kecintaannya pada dunia perminyakan berawal di Jurusan Teknik Perminyakan ITB, tempat ia meraih gelar sarjana pada tahun 1975. Beliau kemudian melanjutkan studi ke Prancis dan meraih Diplรดme dโ€™ร‰tudes Approfondies (DEA) di Universitas Paul Sabatier, Toulouse (1978), dalam bidang Mekanika Media Berpori. Tidak berhenti di situ, ia menempuh pendidikan S-3 di Universitรฉ de Bordeaux I, Talence (1980), dengan disertasi tentang studi aliran polimer untuk aplikasi EORโ€”penelitian yang menjadi pijakan penting dalam pengembangan teknologi Enhanced Oil Recovery.

Pengabdian di Dunia Pendidikan
Sekembalinya ke tanah air, Mas Septoโ€”sapaan akrabnyaโ€”memulai pengabdiannya kembali sebagai staf pengajar di Teknik Perminyakan ITB hingga 2021. Beliau mengajar mata kuliah seperti Enhanced Oil Recovery, Immiscible Displacement, Chemical Flooding, dan Advanced Optimization Techniques.

Selain mengajar, ia pernah menjabat sebagai Sekretaris Jurusan (1986โ€“1989), Wakil Kepala Pusat Penelitian (1999โ€“2002), Kepala Kelompok Keahlian Teknik Reservoir Minyak dan Gas Bumi (2006โ€“2015), serta memimpin konsorsium riset OPPINET (2001โ€“2021) dan OGRINDO (2004โ€“2021).

Prof. Hasian P. Siregar pada Annual Meeting OGRINDO

Pionir Riset dan Inovasi
Mas Septo menggagas dua konsorsium riset besar di ITB: Optimization of Pipeline Network (OPPINET) dan Oil and Gas Recovery for Indonesia (OGRINDO). Kedua program ini menjadi jembatan kolaborasi antara kampus dan industri, menghadirkan solusi teknologi EOR yang siap diterapkan di lapangan. Penelitian dan konsultasinya meliputi berbagai proyek migas di Indonesia, mulai dari Lapangan Minas (Riau), Handil dan Bunyu (Kalimantan), Arjuna Offshore (Jawa Barat), hingga Tiaka (Sulawesi).

Peran di Industri dan Organisasi
Sejak 1975, beliau terlibat dalam berbagai proyek industri dan konsultasi, baik untuk Pertamina, kontraktor migas asing, maupun lembaga riset seperti PPPTMGB LEMIGAS. Ia juga pernah menjadi anggota Komite Penasihat Teknis BPMIGAS untuk proyek EOR surfaktan di Lapangan Minas bersama profesor dari Texas, AS. Reputasinya membuatnya kerap diminta menjadi narasumber dalam berbagai diskusi strategis di sektor migas. Beliau merupakan anggota Society of Petroleum Engineers (SPE) sejak 1975 dan pernah aktif di berbagai organisasi profesi lainnya, termasuk IATMI dan IPA.

Kini, meski telah purna tugas dari ITB, Prof. Dr. Ir. Hasian P. Septoratno Siregar, DEA, tetap aktif menggerakkan inovasi melalui OGRINDO ITB dan berbagai kerja sama industri. Dengan dedikasi dan pengalamannya, ia terus menginspirasi generasi muda insinyur perminyakan untuk mengembangkan teknologi Enhanced Oil Recovery, demi kemandirian energi bangsa.

Kategori
News Article

PVT 300/700 FV EDU: Solusi Edukatif & Andal untuk Analisis Sifat Fluida Reservoir Berstandar Industri

Dalam dunia perminyakan, memahami karakteristik fluida reservoir adalah langkah krusial untuk merancang strategi produksi yang efisien. Untuk menjawab kebutuhan ini, PVT 300/700 FV EDU hadir sebagai alat edukatif berstandar industri yang mampu melakukan berbagai eksperimen penting pada crude oil, volatile oil, dan gas condensate.

Gambar 1. Alat PVT 300/700 FV EDU berkapasitas 300 ml dan tekanan hingga 700 bar

๐Ÿ”ŽMengapa Memilih PVT 300/700 FV EDU?

PVT 300/700 FV EDU dirancang untuk tujuan edukatif yang memiliki kemampuan analisis setara dengan produk unggulan kami, PVT FV, namun dengan rasio tekanan/volume yang diturunkan dan tingkat otomatisasi yang lebih rendah (automatic rotating mechanism, automated pneumatic valves).

๐Ÿ”น Full Visibility Cell: Semua proses analisis dapat diamati langsung melalui sel visual berkapasitas penuh, memberikan pengalaman belajar yang interaktif dan mendalam.

๐Ÿ”น Multifungsi dan Presisi Tinggi: Alat ini mampu melakukan eksperimen seperti:

  • Constant Compositional Expansion (CCE)
  • Constant Compositional Depletion (CCD)
  • Separator Test
  • Differential Vaporization
  • Fluid Envelop Phase
  • Constant Volume Depletion (CVD)

๐ŸŽฏAkurasi Pengukuran

PVT 300/700 dirancang untuk menghasilkan data yang presisi dan andal. Berikut detail akurasi pengukurannya:

  • Tekanan: 0,1 bar
  • Suhu: ยฑ0,1ยฐC
  • Liquid deposit: 0,005 ml
  • Bubble/dew point repeatability: ยฑ0,35 bar
  • Resisting corrosive abilities COโ‚‚ dan Hโ‚‚S

โš™๏ธSpesifikasi Teknis Unggulan

  • Tekanan Maksimum: 700 bar
  • Suhu Maksimum hingga 180ยฐC
  • PVT Volume Sel: 300 ml
  • Visual Volume: 300ml

PVT 300/700 FV EDU dilengkapi dengan sistem akuisisi data dan pemrosesan digital, sensor tekanan dan suhu terkalibrasi, serta katup otomatis dan panel kontrol. Semua fitur ini membuatnya ideal digunakan di laboratorium akademik, pusat riset migas, maupun institusi pelatihan teknikal.

๐Ÿงช Personel Teknis OGRINDO Telah Terlatih dalam Pengoperasian PVT 300/700 FV EDU

Sebagai bagian dari komitmen OGRINDO dalam memastikan kompetensi teknis internal, personel kami telah mengikuti pelatihan intensif pengoperasian PVT 300/700 FV EDU yang difasilitasi oleh Program Studi Teknik Perminyakan, Institut Teknologi Bandung. Pelatihan ini memberikan pengalaman langsung dalam mengoperasikan alat serta memahami penerapannya dalam analisis fluida reservoir secara praktis.

๐Ÿ‘‰ Lihat informasi lengkap pelatihannya di sini.

๐ŸŒŸ Inovasi dalam Pembelajaran PVT

Dengan PVT 300/700 FV EDU, OGRINDO menghadirkan alat pembelajaran praktis yang menjembatani teori dan aplikasi nyata di industri minyak dan gas. Dapatkan pengalaman langsung dalam mengamati fase fluida, menganalisis sifat PVT, dan memahami dinamika reservoir secara menyeluruh.

Hubungi kami untuk demo alat atau penawaran kerjasama edukatif!
๐Ÿ“ง Email: info@ogrindoitb.com