Meet Our Team: Wijoyo Niti Daton, S.T., M.T. — Senior Researcher OGRINDO ITB

Share on linkedin
Share on email
Share on twitter

Dalam menjawab tantangan industri energi yang semakin kompleks, OGRINDO ITB didukung oleh para peneliti dengan kompetensi akademik yang kuat dan pengalaman industri yang relevan. Salah satu di antaranya adalah Wijoyo Niti Daton, S.T., M.T., yang berperan sebagai Senior Researcher dengan fokus pada petroleum production system dan reservoir simulation.

Gambar 1. Wijoyo Niti Daton, S.T., M.T. bersama tim dalam kegiatan presentasi dan diskusi studi reservoir serta sistem produksi.

Latar Belakang Pendidikan

Wijoyo Niti Daton, S.T., M.T. menempuh pendidikan Sarjana Teknik (S.T.) di bidang Teknik Elektro di Maranatha Christian University pada tahun 2006. Ia kemudian melanjutkan studi Magister (M.T.) di bidang Teknik Perminyakan di Institut Teknologi Bandung dan menyelesaikannya pada tahun 2012 dengan penelitian berjudul FOI Determination using Effective Wellbore Radius.

Perjalanan akademik ini membentuk fondasi keilmuan yang unik, menggabungkan pendekatan teknik elektro dengan analisis reservoir dan sistem produksi migas.

Perjalanan Karier dan Pengalaman Proyek

Perjalanan kariernya mencerminkan perpaduan yang solid antara dunia akademik dan industri. Beliau memulai sebagai Electrical Engineer (internee), kemudian berkembang menjadi Lab Supervisor dan pengajar, hingga terjun langsung ke industri sebagai Wireline Engineer. Sejak tahun 2011, beliau aktif sebagai konsultan Teknik Perminyakan di LAPI ITB dan terus berkontribusi di dunia akademik sebagai dosen di Institut Teknologi Bandung sejak tahun 2015. Pengalaman ini membentuk perspektif yang kuat dalam menjembatani teori dan implementasi di lapangan.

Dalam berbagai proyek strategis, Wijoyo Niti Daton telah terlibat dalam studi yang mencakup reservoir, produksi, hingga transisi energi, di antaranya studi konseptual CCS/CCUS dan oil rim, evaluasi well integrity dan injeksi CO₂ untuk Abadi Field, simulasi Chemical EOR, hingga pengembangan smart well monitoring berbasis machine learning serta berbagai studi GGR dan sertifikasi cadangan di sejumlah lapangan migas. Keterlibatan ini menunjukkan keluasan eksposur teknis sekaligus kemampuannya dalam menangani tantangan kompleks di industri.

Gambar 2. Wijoyo Niti Daton, S.T., M.T. saat melakukan analisis dan pemodelan reservoir untuk mendukung evaluasi teknis berbasis data.

Peran di OGRINDO ITB

Sebagai Senior Researcher di OGRINDO ITB, Wijoyo Niti Daton, S.T., M.T. berperan dalam mengembangkan pendekatan berbasis data untuk memahami dan mengoptimalkan kinerja reservoir dan sistem produksi. Dengan keahlian di bidang reservoir simulation dan petroleum production system, beliau terlibat dalam pemodelan dan evaluasi reservoir guna memprediksi performa lapangan secara lebih akurat, sekaligus menganalisis sistem produksi untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas sumur. Selain itu, kontribusinya juga mencakup studi integratif yang menggabungkan pendekatan Enhanced Oil Recovery (EOR) dan Carbon Capture, Utilization, and Storage (CCUS), sehingga solusi yang dihasilkan tidak hanya relevan secara teknis, tetapi juga selaras dengan kebutuhan industri dan arah transisi energi yang berkelanjutan.

Dengan kombinasi keahlian teknis, pengalaman proyek yang luas, serta peran aktif di dunia akademik dan industri, Wijoyo Niti Daton, S.T., M.T. menghadirkan perspektif yang komprehensif dalam pengembangan solusi energi. Kehadirannya di OGRINDO ITB memperkuat komitmen untuk menghasilkan riset yang tidak hanya unggul secara ilmiah, tetapi juga aplikatif dan berdampak nyata bagi industri energi Indonesia.

Gambar 3. Wijoyo Niti Daton, S.T., M.T. berdiskusi bersama tim dalam pengembangan solusi reservoir dan optimasi sistem produksi.

Tertarik Berkolaborasi dengan OGRINDO ITB?

OGRINDO ITB membuka peluang kerja sama riset, studi teknis, serta pengembangan teknologi di bidang reservoir, produksi, EOR, dan transisi energi.
📩 Hubungi kami: info@ogrindoitb.com
Mari bersama mengembangkan solusi inovatif untuk masa depan industri energi Indonesia.