Kategori
News Article

Laboratorium EOR ITB Goes to Korea: Merajut Kebersamaan dan Inovasi Baru

Sejalan dengan semangat OGRINDO (Oil and Gas Recovery for Indonesia) dalam memperkuat kolaborasi riset dan inovasi energi nasional, Laboratorium EOR ITB terus berupaya membangun sinergi tidak hanya dalam bidang penelitian, tetapi juga dalam kebersamaan tim yang menjadi fondasi setiap langkah inovasi.

Melalui kegiatan Laboratorium EOR ITB Goes to Korea pada 10–15 September 2025, tim berkesempatan menikmati suasana baru di luar laboratoriumβ€”menyatukan semangat, kreativitas, dan kekompakan dalam perjalanan penuh inspirasi di Negeri Ginseng.

Perjalanan yang Penuh Inspirasi

Gambar 1. Tim Lab EOR ITB bersiap memulai perjalanan menuju Korea Selatan dari Terminal 3 Ultimate Bandara Soekarno–Hatta, Jakarta.

Perjalanan dimulai dengan keberangkatan dari Terminal 3 Ultimate Bandara Soekarno-Hatta menuju Incheon, dengan transit di Kuala Lumpur. Setibanya di Korea, tim langsung disambut pemandangan indah Songdo Central Park, diikuti kunjungan ke Nami Island, lokasi ikonik dari drama legendaris Winter Sonata. Hari kedua dilanjutkan ke Eunpyeong Hanok Village dan Gangnam COEX Mall, sebelum akhirnya beristirahat di hotel.

Gambar 2. Menikmati keindahan Songdo Central Park dan suasana ikonik Nami Island, lokasi legendaris drama Winter Sonata.
Gambar 3. Jalan-jalan di Eunpyeong Hanok Village, kawasan tradisional yang memadukan arsitektur Korea klasik dengan latar pegunungan indah.

Hari ketiga diisi dengan eksplorasi budaya dan sejarah, dimulai dari Gyeongbokgung Palace, melewati Blue House dan Gwanghwamun Square untuk melihat Patung Raja Sejong Agung serta Patung Laksamana Yi Sun-Shin yang bersejarah. Tim juga mengunjungi Donuimun Museum Village, Itaewon Mosque, dan menikmati panorama kota dari Namsan Seoul Tower.

Gambar 4. Mengenal sejarah dan kebudayaan Korea di Gyeongbokgung Palace, istana megah peninggalan Dinasti Joseon.

Selanjutnya, pada hari keempat, rombongan mengenal lebih dekat budaya dan gaya hidup Korea melalui kunjungan ke National Ginseng Museum, K-Cosmetic Shop, dan Amethyst Shop. Petualangan berlanjut ke HIKR Ground, Insadong Antique Street, Trick Eye Museum, dan Hongdae Youth Avenue, tempat suasana seni dan kreativitas muda terasa begitu hidup.

Hari kelima menjadi momen menyenangkan dengan kegiatan making kimbap dan hanbok wearing, diikuti sesi belanja di Duty Free Shop dan Myeongdong Street yang terkenal. Sebelum kembali ke tanah air, tim menyempatkan diri berbelanja oleh-oleh khas Korea di local supermarket, lalu menuju Incheon Airport untuk kembali ke Jakarta.

Gambar 5. Berpose ceria di Cheonggyecheon Stream, ruang publik ikonik di jantung Kota Seoul yang dipenuhi karya seni dan kreativitas.

Team Building: Dari Laboratorium ke Kehangatan Kebersamaan

Meski perjalanan kali ini tidak berfokus pada kunjungan laboratorium, nilai kebersamaan dan kerja sama tim menjadi inti dari seluruh rangkaian kegiatan. Di setiap destinasi, para anggota tim saling berbagi cerita, tawa, dan pengalaman baru yang mempererat hubungan satu sama lain.

Kegiatan team building yang dikemas secara santai ini menjadi wadah refleksi bagi para peneliti dan staf untuk mengenal lebih dalam rekan-rekannya di luar konteks profesional. Dari sinilah tumbuh rasa saling percaya dan kekompakan yang akan terbawa kembali ke lingkungan riset.

Gambar 6. Rangkaian momen kebersamaan tim Lab EOR ITB selama Goes to Korea 2025β€”menyatukan semangat, kreativitas, dan kolaborasi di luar laboratorium.

Membawa Semangat Baru ke Laboratorium

Sepulang dari Korea, tim Laboratorium EOR ITB membawa lebih dari sekadar kenangan indah. Perjalanan ini menjadi sumber energi baruβ€”membangkitkan motivasi, semangat kolaboratif, dan rasa syukur untuk terus berkontribusi dalam riset energi berkelanjutan.

Inovasi tidak hanya tumbuh dari laboratorium, tetapi juga dari manusia di baliknya: tim yang solid, kreatif, dan berjiwa kolaboratif. Dengan semangat baru dari perjalanan ini, Laboratorium EOR ITB siap melanjutkan langkah bersama OGRINDO menuju masa depan energi Indonesia yang lebih inovatif dan berkelanjutan.

✨ Laboratorium EOR ITB – Menyatukan Sains, Inovasi, dan Kebersamaan untuk Masa Depan Energi Indonesia
πŸ“§ Untuk informasi dan kolaborasi riset, hubungi: info@ogrindoitb.com

Kategori
News Article

Dr. Ir. Boni Swadesi, S.T., M.T., IPU: Membangun Sinergi Riset dan Inovasi EOR Bersama OGRINDO ITB

Dr. Ir. Boni Swadesi, S.T., M.T., IPU – Project Manager OGRINDO ITB yang berperan aktif dalam memperkuat riset dan kolaborasi di bidang Enhanced Oil Recovery (EOR).

Dengan pengalaman lebih dari dua dekade di dunia teknik perminyakan, Dr. Ir. Boni Swadesi, S.T., M.T., IPU merupakan salah satu sosok penting di balik penguatan riset dan pengembangan teknologi Enhanced Oil Recovery (EOR) di Indonesia. Saat ini, beliau menjabat sebagai Project Manager OGRINDO ITB, mengoordinasikan berbagai proyek penelitian dan kolaborasi strategis antara kampus, industri, dan lembaga riset untuk mendorong penerapan teknologi EOR yang berkelanjutan.

🧠 Latar Belakang Pendidikan dan Keilmuan

Dr. Boni menyelesaikan pendidikan Sarjana Teknik Perminyakan di UPN β€œVeteran” Yogyakarta, universitas tempat beliau kini mengabdi sebagai dosen sekaligus Ketua Departemen Teknik Perminyakan. Kecintaannya terhadap dunia riset membawanya melanjutkan studi Magister dan Doktor di Institut Teknologi Bandung (ITB), keduanya di bidang Teknik Perminyakan.
Penelitiannya berfokus pada mekanisme injeksi surfaktan terintegrasi untuk light oil di reservoir batu pasir, serta pengembangan model polimer injeksi 1D dan 2D untuk mengevaluasi mekanisme squeezing dan sweeping pada proses EOR.

βš™οΈ Kiprah dan Kontribusi Profesional

Sebagai akademisi sekaligus praktisi, Dr. Boni aktif terlibat dalam berbagai proyek riset unggulan di EOR Lab ITB, LAPI ITB, dan OGRINDO ITB. Beberapa proyek penting yang Dr. Boni pimpin atau koordinasikan antara lain:

  • Field Trial Polymer Injection Lapangan Tanjung – Pertamina EP, mencakup implementasi, evaluasi, dan monitoring lapangan.
  • Studi Optimasi Kimia EOR Lapangan Kaji Semoga (PT Medco E&P) serta Lapangan Kenali Asam dan Tempino (PT Pertamina EP).
  • Formulasi dan Pengembangan Micromodel cEOR, teknologi miniatur untuk studi injeksi kimia skala laboratorium yang kini menjadi salah satu fasilitas riset unggulan di ITB.

Sebagai peneliti yang produktif, Dr. Boni telah berkontribusi dalam berbagai publikasi ilmiah di jurnal nasional maupun internasional, membahas topik-topik seperti perilaku fluida reservoir, mekanika reservoir, serta pengembangan model eksperimental dan numerik untuk optimasi injeksi kimia.

Dr. Boni Swadesi saat mempresentasikan studi tentang karakteristik surfaktan pada light oil untuk aplikasi EOR di era energi terbarukan.

🀝 Peran Strategis di OGRINDO ITB

Dalam kapasitasnya sebagai Project Manager OGRINDO ITB, Dr. Boni berperan penting dalam memperkuat posisi OGRINDO sebagai wadah kolaborasi riset dan inovasi energi nasional. Dr. Boni memastikan setiap penelitian tidak berhenti di tahap laboratorium, melainkan dapat diimplementasikan di lapangan untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi energi nasional.
Selain itu, Dr. Boni juga aktif menjalin kemitraan strategis dengan industri migas seperti Pertamina Subholding Upstream dan Medco E&P, serta mendorong integrasi riset EOR dengan pengembangan teknologi Carbon Capture, Utilization, and Storage (CCUS).

🌱 Dedikasi untuk Pendidikan dan Inovasi

Di tengah kesibukannya, Dr. Boni tetap konsisten membimbing mahasiswa dan peneliti muda di bidang reservoir engineering dan chemical EOR. Baginya, keberhasilan riset tidak hanya diukur dari hasil teknis, tetapi juga dari kemampuan menumbuhkan generasi insinyur energi yang kompeten, berintegritas, dan berwawasan keberlanjutan.

Dr. Boni Swadesi berbagi wawasan riset EOR dan mendorong kolaborasi lintas disiplin di forum akademik dan industri energi.

Dengan semangat kolaboratif dan visi yang kuat, Dr. Ir. Boni Swadesi, S.T., M.T., IPU menjadi contoh nyata bahwa riset dan inovasi dapat berjalan beriringan untuk mendukung kemandirian energi nasional dan memperkuat posisi Indonesia dalam pengembangan teknologi migas berkelanjutan.