Bandung, 13 November 2025 — Sejumlah peneliti OGRINDO ITB turut hadir dalam ITB Energy Transition Summit 2025, sebuah forum akademik dan pemangku kepentingan yang diselenggarakan oleh Institut Teknologi Bandung dan diorganisasi oleh KK Teknik Pemboran, Produksi, dan Manajemen Migas (TPPMM) sebagai wadah kolaborasi ilmiah untuk mendorong percepatan transisi energi nasional. Acara ini mempertemukan pemerintah, industri energi, lembaga riset, akademisi, dan mahasiswa untuk membahas arah kebijakan, tantangan, serta peluang strategis transisi energi dan ketahanan energi Indonesia.
Sebagai bentuk kontribusi institusional, acara ini dirancang untuk memperkuat dukungan ITB terhadap upaya pemerintah dalam mempercepat proses transisi energi nasional. Forum ini diharapkan menjadi ruang dialog strategis untuk melahirkan rekomendasi kebijakan, memperkuat sinergi lintas sektor, dan mendorong implementasi strategi menuju sistem energi Indonesia yang lebih bersih, modern, dan berkelanjutan.
🎤 Pembukaan dan Keynote: Menggugah Kesadaran, Menajamkan Arah Perubahan

Acara dimulai dengan sambutan dari Prof. Dr. Eng. Ir. Syafrizal, S.T., M.T., IPM, selaku Dekan FTTM ITB yang mewakili Rektor ITB. Dalam pembukaannya, beliau menekankan peran penting perguruan tinggi dalam menghasilkan landasan ilmiah, riset strategis, dan inovasi teknologi yang dapat mendukung percepatan transisi energi.
Suasana forum semakin hidup saat Prof. Ir. Purnomo Yusgiantoro, M.Sc., MA, Ph.D. menyampaikan keynote speech yang menyoroti posisi strategis Indonesia dalam peta transisi dan ketahanan energi global. Beliau menegaskan bahwa transisi energi bukan lagi sebuah pilihan, melainkan sebuah urgensi dan keniscayaan untuk memastikan masa depan yang berkelanjutan, sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional.
Dalam paparannya, Prof. Purnomo menekankan bahwa keberhasilan Indonesia tidak hanya bertumpu pada kesiapan teknologi, tetapi juga pada kemampuan membangun ekosistem kolaboratif yang terintegrasi—melibatkan pemerintah, industri, lembaga riset, serta generasi muda sebagai penggerak inovasi. Perspektif ini selaras dengan arah besar transformasi energi Indonesia yang membutuhkan sinergi lintas sektor, percepatan inovasi, dan keberlanjutan kebijakan jangka panjang.
Transisi ke sesi panel kemudian memperdalam pembahasan melalui analisis teknis dan strategis dari perspektif kebijakan, industri, dan akademisi.
🧭 Panel Sesi 1: Menyatukan Kebijakan, Ekosistem, dan Inisiatif Transisi Energi
Panel pertama, bertajuk “Energy Transition, Ecosystem, Initiative, Policies for Indonesia”, dipandu oleh Dr. Ir. Grandprix Thomryes Marth Kadja, M.Si., dosen dan peneliti ITB.
Pembicara pada diskusi panel 1 adalah:
1. Togu Santoso Pardede, S.T., MIDS, Ph.D. – Bappenas
2. Edwin Nugraha Putra, S.T., M.Sc. – PT PLN (Persero)
3. Ir. Hilmi Panigoro, M.B.A., M.Sc. – Medco Energi Internasional
Diskusi sesi pertama menggambarkan bagaimana kebijakan, industri, dan infrastruktur harus bergerak secara harmonis dalam membentuk ekosistem transisi energi nasional. Para pembicara menekankan bahwa keberhasilan transformasi tidak dapat berdiri sendiri—kebijakan perlu selaras dengan kesiapan industri, sementara pelaku industri membutuhkan kepastian regulasi dan roadmap yang konsisten untuk mengarahkan investasi dan pengembangan teknologi.
Panel ini menyoroti pentingnya peran pemerintah dalam menyediakan visi jangka panjang dan landasan kebijakan yang kokoh, sementara industri memastikan bahwa inovasi, pendanaan, dan implementasi di lapangan mampu mengikuti arah transformasi tersebut. Dengan pendekatan terintegrasi ini, transisi energi diharapkan tidak hanya menjadi wacana, tetapi terwujud dalam aksi nyata di seluruh tingkat sistem energi nasional.

🚀 Panel Sesi 2: Teknologi dan Pengembangan SDM sebagai Katalis Transformasi
Sesi kedua mengangkat tema “Technology and Human Development”, dengan Taufik Faturohman, S.T., M.B.A., Ph.D. sebagai moderator.
Pembicara pada diskusi panel 2 adalah:
1. Fadli Rahman, S.T., M.S., Ph.D. – Pertamina NRE
2. Ir. Hary Devianto, S.T., M.Eng., Ph.D. – Pusat Kebijakan Keenergian ITB
3. Filda Citra Yusgiantoro, S.T., M.B.M., M.B.A., Ph.D. – Purnomo Yusgiantoro Center
Panel kedua berfokus pada dua pilar utama transisi energi: teknologi dan sumber daya manusia. Diskusi mengalir mulai dari teknologi masa depan seperti CCUS, hidrogen hijau, hingga digitalisasi sistem energi, yang semuanya dinilai memiliki potensi besar mempercepat transformasi sektor energi Indonesia. Para pembicara menegaskan bahwa teknologi hanya dapat memberikan dampak optimal bila didukung oleh SDM yang kompeten dan adaptif.
Dalam sesi ini, berkembang pandangan bahwa investasi pada teknologi harus berjalan seiring dengan investasi pada peningkatan kapasitas manusia. Perguruan tinggi, industri, dan lembaga penelitian perlu membangun ekosistem pembelajaran dan inovasi yang mampu melahirkan talenta multidisiplin. Kolaborasi riset–industri dan kurikulum yang relevan menjadi faktor kunci agar Indonesia mampu bersaing dalam lanskap energi global yang terus berubah.

🔍 Rangkuman Kunci (Minutes of Summit)
Minutes of Summit menegaskan beberapa poin strategis:
- urgensi kolaborasi lintas sektor berbasis sains dan kebijakan,
- perlunya roadmap transisi energi yang terintegrasi dan konsisten,
- pentingnya investasi pada teknologi rendah karbon,
- serta penguatan kapasitas sumber daya manusia sebagai pilar utama keberhasilan transformasi energi.
Temuan-temuan ini menjadi referensi penting bagi para pemangku kepentingan dalam merancang kebijakan dan strategi lanjutan untuk mempercepat transisi energi Indonesia.
Untuk menyaksikan rangkaian acara secara lengkap, termasuk sesi keynote dan panel diskusi, rekaman siaran langsung ITB Energy Transition Summit 2025 dapat ditonton melalui tautan berikut:



🎓 ITB sebagai Jembatan Keilmuan dan Aksi Nyata
Melalui acara ini, ITB kembali menunjukkan perannya sebagai knowledge hub yang mampu menjembatani sains, kebijakan, dan implementasi lapangan. Kolaborasi yang terbangun di forum ini diharapkan terus berkembang menjadi inisiatif dan aksi berkelanjutan untuk membangun masa depan energi Indonesia yang lebih bersih dan lebih berketahanan.


Untuk lembaga pemerintah, industri, dan mitra riset yang ingin berkolaborasi dalam program transisi energi, penelitian, atau pengembangan teknologi energi rendah karbon:
📧 Hubungi kami melalui email: info@ogrindoitb.com
Kami membuka peluang kerja sama, diskusi ilmiah, serta kemitraan strategis untuk bersama memperkuat ekosistem energi Indonesia.

