Kategori
News Article

A Leader Returns: Prof. Taufan Marhaendrajana sebagai Chairman OGRINDO ITB

OGRINDO ITB dengan bangga menyambut kembali Prof. Ir. Taufan Marhaendrajana, M.Sc., Ph.D. sebagai Chairman OGRINDO ITB setelah mengemban amanah nasional sebagai Deputi Eksploitasi SKK Migas.

Sebagai alumni Teknik Perminyakan ITB dengan gelar Magister dan Doktor di bidang Petroleum Engineering dari Texas A&M University, Prof. Taufan memiliki perjalanan profesional yang mencakup dunia akademik, industri migas global, hingga kepemimpinan sektor energi nasional.

Mulai dari Conoco Indonesia dan Schlumberger Product Center USA hingga berbagai posisi strategis di ITB dan sektor energi Indonesia, perjalanan beliau mencerminkan perpaduan antara keilmuan, kepemimpinan, serta kontribusi nyata terhadap pengembangan teknologi dan masa depan energi Indonesia.

Gambar 1. Prof. Taufan Marhaendrajana dalam Semiconductor International Seminar sebagai bagian dari penguatan kolaborasi teknologi dan inovasi lintas sektor.

Latar Belakang Pendidikan dan Keilmuan

Prof. Taufan menyelesaikan pendidikan Sarjana Teknik Perminyakan di Institut Teknologi Bandung (ITB). Ketertarikannya pada pengembangan ilmu reservoir dan teknik perminyakan membawanya melanjutkan studi Magister dan Doktoral di bidang Petroleum Engineering di Texas A&M University, Amerika Serikat.

Perjalanan akademik tersebut menjadi fondasi penting dalam membangun kompetensi beliau di bidang engineering, riset, dan pengembangan teknologi migas.

Gambar 2. Prof. Taufan Marhaendrajana dalam Orasi Ilmiah Guru Besar ITB.

Kiprah di Industri Migas Global

Karier profesional Prof. Taufan dimulai di Conoco Indonesia pada periode 1991–1992. Pengalaman tersebut menjadi awal keterlibatan beliau dalam industri energi secara langsung.

Beliau kemudian melanjutkan kiprah internasional sebagai Senior Engineer di Schlumberger Product Center, USA pada periode 1999–2002. Dalam peran tersebut, beliau terlibat dalam pengembangan engineering dan teknologi di industri migas global, sekaligus memperluas perspektif terhadap tantangan dan inovasi industri energi dunia.

Gambar 3. Prof. Taufan Marhaendrajana saat melakukan kunjungan lapangan.

Kontribusi untuk Pendidikan dan Pengembangan Riset di ITB

Di lingkungan akademik ITB, Prof. Taufan dikenal aktif dalam pengembangan pendidikan dan riset teknik perminyakan. Beliau pernah menjabat sebagai Ketua Program Studi Sarjana Teknik Perminyakan ITB pada periode 2008–2009, serta Ketua Program Studi Magister dan Doktor Teknik Perminyakan ITB pada periode 2014–2017.

Selain itu, beliau juga dipercaya sebagai Ketua Kelompok Keahlian Teknik Pemboran, Produksi, dan Manajemen Migas ITB pada periode 2021–2025.

Kontribusi beliau tidak hanya berfokus pada pengembangan kurikulum dan pendidikan, tetapi juga pada penguatan budaya riset, kolaborasi multidisiplin, serta penerapan ilmu pengetahuan untuk mendukung kebutuhan industri dan masyarakat.

Gambar 4. Prof. Taufan Marhaendrajana bersama tim dalam kegiatan visitasi dan evaluasi pengembangan pusat unggulan antar perguruan tinggi di ITB.

Peran Strategis di Tingkat Institusi dan Pemerintahan

Dedikasi Prof. Taufan dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi juga tercermin melalui berbagai posisi strategis yang beliau emban di ITB, di antaranya sebagai:

  • Ketua Program Studi Sarjana Teknik Perminyakan ITB (2008–2009)
  • Ketua Program Studi Magister dan Doktor Teknik Perminyakan ITB (2014–2017)
  • Sekretaris Forum Guru Besar ITB (2019–2022)
  • Direktur Lembaga Pengembangan Ilmu dan Teknologi ITB (2022–2024)
  • Direktur Penerapan Ilmu dan Teknologi Multidisiplin ITB (2024–2025)

Di tingkat nasional, beliau juga dipercaya menjabat sebagai Deputi Eksploitasi SKK Migas pada periode 2025–2026 serta Anggota Dewan Pengawas IATMI periode 2025–2028.

Pengalaman tersebut menunjukkan keterlibatan aktif beliau dalam pengembangan kebijakan, pengelolaan sumber daya energi, serta penguatan sinergi antara dunia akademik dan industri.

Gambar 5. Prof. Taufan Marhaendrajana saat pelantikan sebagai Deputi Eksploitasi SKK Migas.

Bersama Mendorong Masa Depan Inovasi Energi

Kembalinya Prof. Taufan sebagai Chairman OGRINDO ITB menjadi langkah penting dalam memperkuat kolaborasi, inovasi, dan riset energi yang berdampak bagi masa depan.

Sebagai bagian dari ekosistem riset dan inovasi ITB, OGRINDO ITB terus berkomitmen untuk menghadirkan pengembangan teknologi dan solusi berbasis ilmu pengetahuan guna mendukung kebutuhan industri dan transisi energi Indonesia.

Gambar 6. Prof. Taufan Marhaendrajana dalam Grand Opening Scientific Imaging Center sebagai bagian dari penguatan infrastruktur riset dan inovasi teknologi di ITB.
Gambar 7. Prof. Taufan Marhaendrajana dalam kegiatan diskusi bersama MPR RI terkait pengembangan energi baru dan terbarukan.

Welcome back, Prof. Taufan.
Together, we continue advancing innovation for the future of energy.

Untuk informasi lebih lanjut dan peluang kolaborasi:
📩 info@ogrindoitb.com

Kategori
News Article

Meet Our Team: Wijoyo Niti Daton, S.T., M.T. — Senior Researcher OGRINDO ITB

Dalam menjawab tantangan industri energi yang semakin kompleks, OGRINDO ITB didukung oleh para peneliti dengan kompetensi akademik yang kuat dan pengalaman industri yang relevan. Salah satu di antaranya adalah Wijoyo Niti Daton, S.T., M.T., yang berperan sebagai Senior Researcher dengan fokus pada petroleum production system dan reservoir simulation.

Gambar 1. Wijoyo Niti Daton, S.T., M.T. bersama tim dalam kegiatan presentasi dan diskusi studi reservoir serta sistem produksi.

Latar Belakang Pendidikan

Wijoyo Niti Daton, S.T., M.T. menempuh pendidikan Sarjana Teknik (S.T.) di bidang Teknik Elektro di Maranatha Christian University pada tahun 2006. Ia kemudian melanjutkan studi Magister (M.T.) di bidang Teknik Perminyakan di Institut Teknologi Bandung dan menyelesaikannya pada tahun 2012 dengan penelitian berjudul FOI Determination using Effective Wellbore Radius.

Perjalanan akademik ini membentuk fondasi keilmuan yang unik, menggabungkan pendekatan teknik elektro dengan analisis reservoir dan sistem produksi migas.

Perjalanan Karier dan Pengalaman Proyek

Perjalanan kariernya mencerminkan perpaduan yang solid antara dunia akademik dan industri. Beliau memulai sebagai Electrical Engineer (internee), kemudian berkembang menjadi Lab Supervisor dan pengajar, hingga terjun langsung ke industri sebagai Wireline Engineer. Sejak tahun 2011, beliau aktif sebagai konsultan Teknik Perminyakan di LAPI ITB dan terus berkontribusi di dunia akademik sebagai dosen di Institut Teknologi Bandung sejak tahun 2015. Pengalaman ini membentuk perspektif yang kuat dalam menjembatani teori dan implementasi di lapangan.

Dalam berbagai proyek strategis, Wijoyo Niti Daton telah terlibat dalam studi yang mencakup reservoir, produksi, hingga transisi energi, di antaranya studi konseptual CCS/CCUS dan oil rim, evaluasi well integrity dan injeksi CO₂ untuk Abadi Field, simulasi Chemical EOR, hingga pengembangan smart well monitoring berbasis machine learning serta berbagai studi GGR dan sertifikasi cadangan di sejumlah lapangan migas. Keterlibatan ini menunjukkan keluasan eksposur teknis sekaligus kemampuannya dalam menangani tantangan kompleks di industri.

Gambar 2. Wijoyo Niti Daton, S.T., M.T. saat melakukan analisis dan pemodelan reservoir untuk mendukung evaluasi teknis berbasis data.

Peran di OGRINDO ITB

Sebagai Senior Researcher di OGRINDO ITB, Wijoyo Niti Daton, S.T., M.T. berperan dalam mengembangkan pendekatan berbasis data untuk memahami dan mengoptimalkan kinerja reservoir dan sistem produksi. Dengan keahlian di bidang reservoir simulation dan petroleum production system, beliau terlibat dalam pemodelan dan evaluasi reservoir guna memprediksi performa lapangan secara lebih akurat, sekaligus menganalisis sistem produksi untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas sumur. Selain itu, kontribusinya juga mencakup studi integratif yang menggabungkan pendekatan Enhanced Oil Recovery (EOR) dan Carbon Capture, Utilization, and Storage (CCUS), sehingga solusi yang dihasilkan tidak hanya relevan secara teknis, tetapi juga selaras dengan kebutuhan industri dan arah transisi energi yang berkelanjutan.

Dengan kombinasi keahlian teknis, pengalaman proyek yang luas, serta peran aktif di dunia akademik dan industri, Wijoyo Niti Daton, S.T., M.T. menghadirkan perspektif yang komprehensif dalam pengembangan solusi energi. Kehadirannya di OGRINDO ITB memperkuat komitmen untuk menghasilkan riset yang tidak hanya unggul secara ilmiah, tetapi juga aplikatif dan berdampak nyata bagi industri energi Indonesia.

Gambar 3. Wijoyo Niti Daton, S.T., M.T. berdiskusi bersama tim dalam pengembangan solusi reservoir dan optimasi sistem produksi.

Tertarik Berkolaborasi dengan OGRINDO ITB?

OGRINDO ITB membuka peluang kerja sama riset, studi teknis, serta pengembangan teknologi di bidang reservoir, produksi, EOR, dan transisi energi.
📩 Hubungi kami: info@ogrindoitb.com
Mari bersama mengembangkan solusi inovatif untuk masa depan industri energi Indonesia.

Kategori
News Article

Analisis Kinerja Surfactant Flooding melalui Capillary Number Menggunakan Modified Micromodel

Surfactant flooding merupakan salah satu metode Chemical Enhanced Oil Recovery (EOR) yang berperan penting dalam meningkatkan perolehan minyak dengan menurunkan interfacial tension (IFT) dan memobilisasi minyak yang terperangkap di dalam pori-pori batuan. Penelitian ini mengevaluasi kinerja dua surfaktan komersial melalui analisis hubungan antara capillary number dan residual oil saturation menggunakan pendekatan modified transparent micromodel yang dikombinasikan dengan digital image analysis. Pendekatan ini memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai dinamika perpindahan fluida di media berpori selama proses surfactant flooding.

Gambar 1. Presentasi hasil penelitian mengenai kinerja surfactant flooding pada Simposium IATMI 2022.

Latar Belakang dan Tujuan Penelitian

Surfactant flooding telah lama dikembangkan sebagai salah satu metode Chemical EOR yang efektif untuk meningkatkan mobilitas minyak di dalam reservoir. Dengan menurunkan interfacial tension antara minyak dan air, surfaktan memungkinkan minyak yang sebelumnya terperangkap di dalam pori-pori batuan untuk lebih mudah dimobilisasi dan diproduksikan.

Dalam studi laboratorium, kinerja surfactant flooding sering dianalisis menggunakan Capillary Desaturation Curve (CDC) yang menggambarkan hubungan antara perubahan residual oil saturation dan capillary number. Capillary number sendiri merupakan rasio antara gaya viskos—yang dipengaruhi oleh viskositas fluida dan laju injeksi—dan gaya kapiler yang dipengaruhi oleh interfacial tension antara dua fluida yang tidak saling bercampur.

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja dua surfaktan komersial dengan menganalisis bagaimana perubahan capillary number dapat mempengaruhi penurunan residual oil saturation. Untuk meningkatkan capillary number, nilai interfacial tension antara surfaktan dan crude oil dimodifikasi hingga mencapai kondisi ultra-low IFT, sehingga capillary number dapat meningkat hingga tiga hingga lima orde magnitudo.

Pendekatan Eksperimental Menggunakan Modified Micromodel

Penelitian ini menggunakan transparent modified micromodel yang memungkinkan visualisasi langsung pergerakan fluida di dalam media berpori. Pendekatan ini memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai proses displacement minyak selama injeksi surfaktan.

Untuk merepresentasikan kondisi reservoir yang lebih realistis, micromodel dimodifikasi dengan menambahkan quartz dan cement, sehingga interaksi antara fluida dan batuan dapat diamati secara lebih representatif. Proses eksperimen kemudian dianalisis menggunakan Digital Image Analysis (DIA) untuk menghitung parameter penting seperti initial oil saturation, residual oil saturation, water saturation, dan surfactant saturation secara kuantitatif.

Penelitian ini terdiri dari dua tahap pengujian utama, yaitu static test untuk mengevaluasi kompatibilitas fluida melalui pengujian CMC–IFT, serta dynamic test menggunakan micromodel untuk mengamati proses surfactant flooding secara langsung di dalam media berpori.

Gambar 3. Contoh modified transparent micromodel yang digunakan dalam penelitian untuk memvisualisasikan pergerakan fluida di dalam media berpori selama proses surfactant flooding.

Hasil dan Insight Penelitian

Hasil penelitian menunjukkan bahwa penurunan interfacial tension antara larutan surfaktan dan crude oil memberikan pengaruh langsung terhadap penurunan residual oil saturation, yang pada akhirnya meningkatkan perolehan minyak.

Namun demikian, penelitian ini juga menunjukkan bahwa nilai interfacial tension yang paling rendah tidak selalu menghasilkan oil recovery tertinggi. Temuan ini memberikan perspektif penting bahwa peningkatan capillary number pada tingkat tertentu sudah cukup untuk meningkatkan mobilisasi minyak, tanpa harus selalu mencapai kondisi ultra-low IFT.

Pendekatan menggunakan modified micromodel juga menunjukkan potensi besar sebagai metode eksperimen yang lebih sederhana, cepat, dan efisien secara biaya dibandingkan metode konvensional seperti coreflood test, namun tetap mampu memberikan pemahaman yang detail mengenai interaksi fluida dan batuan pada skala pori.

Gambar 4. Penyerahan penghargaan pada Simposium IATMI 2022 atas kontribusi dalam professional technical paper yang membahas analisis kinerja surfactant flooding menggunakan pendekatan micromodel experiment.

Akses Publikasi dan Kolaborasi Riset

Artikel ini merangkum poin-poin utama dari publikasi ilmiah yang dapat diakses secara lengkap melalui halaman Publications di website OGRINDO ITB.
🔗 Baca publikasi lengkapnya di sini

OGRINDO ITB secara aktif mengembangkan berbagai penelitian di bidang reservoir engineering, enhanced oil recovery, dan teknologi subsurface untuk mendukung kebutuhan industri energi.

Tertarik untuk Kolaborasi?

📩 Tertarik untuk berdiskusi atau menjajaki kolaborasi riset di bidang Chemical EOR?
Kami membuka peluang kerja sama dengan mitra industri, institusi penelitian, maupun akademisi.
Email: info@ogrindoitb.com

Kategori
News Article

Inisiasi Kolaborasi Strategis antara OGRINDO ITB dan Laboratorium Enhanced Oil Recovery (EOR) ITB dengan China National Logging Corporation (CNLC)

OGRINDO ITB, bersama Laboratorium Enhanced Oil Recovery (EOR) ITB, secara resmi memulai penjajakan kolaborasi strategis dengan China National Logging Corporation (CNLC), perusahaan yang bergerak di bidang layanan dan teknologi perminyakan, melalui inisiatif collaborative feasibility study yang berfokus pada core analysis serta laboratory-based qualification testing untuk produk chemical agent milik CNLC. Inisiatif ini menjadi langkah awal dalam membangun kolaborasi riset dan teknis yang berorientasi pada pengembangan teknologi Enhanced Oil Recovery (EOR) di Indonesia.

Gambar 1. Diskusi teknis awal antara tim CNLC, OGRINDO ITB, dan Laboratorium EOR ITB di fasilitas laboratorium ITB.

Latar Belakang Penjajakan Kerja Sama

CNLC menyampaikan ketertarikannya untuk melakukan studi kelayakan teknis guna mengevaluasi aplikabilitas, kinerja, dan kompatibilitas chemical agent pada kondisi reservoir yang representatif. Studi ini dimaksudkan sebagai bagian dari tahap penilaian awal sebelum potensi implementasi lapangan teknologi tersebut di Indonesia.

Dalam konteks tersebut, Institut Teknologi Bandung (ITB), melalui kolaborasi antara OGRINDO ITB dan Laboratorium Enhanced Oil Recovery (Lab EOR) ITB, dipandang sebagai mitra yang memiliki kapabilitas dan pengalaman yang relevan dalam kegiatan karakterisasi reservoir, core analysis, serta pengujian laboratorium skala kimia EOR. Penentuan platform laboratorium yang paling sesuai akan dilakukan berdasarkan kesiapan fasilitas dan pertimbangan institusional dari pihak ITB.

Ruang Lingkup Inisiasi Kolaborasi

Penjajakan kerja sama ini masih berada pada tahap awal, dengan ruang lingkup utama meliputi:

  • Diskusi awal terkait rencana dan pendekatan studi kelayakan teknis
  • Penyelarasan preliminary scope of work antara para pihak
  • Peninjauan kapabilitas laboratorium serta prosedur pengujian yang tersedia di ITB
Gambar 2. Peninjauan fasilitas dan peralatan laboratorium EOR sebagai bagian dari penjajakan kolaborasi teknis.

Hasil dari tahap inisiasi ini diharapkan dapat menjadi landasan teknis bagi pengembangan kerja sama lanjutan, baik dalam bentuk riset bersama maupun aplikasi industri di masa mendatang.

Kunjungan Teknis CNLC ke ITB

Sebagai bagian dari proses penjajakan, direncanakan kunjungan teknis tim CNLC Asia Pacific ke ITB pada Januari 2026. Kunjungan ini mencakup kegiatan diskusi teknis bersama serta laboratory visit untuk meninjau langsung fasilitas pengujian kimia EOR.

Gambar 3. Diskusi teknis mendalam terkait pendekatan studi kelayakan dan pengujian chemical EOR.

Agenda kunjungan difokuskan pada hal-hal berikut:

  • Diskusi teknis awal antara CNLC dan ITB
  • Pembahasan kebutuhan dan persyaratan pengujian laboratorium
  • Peninjauan fasilitas serta kapabilitas laboratorium EOR di lingkungan ITB

Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat pemahaman bersama terkait pendekatan studi yang akan dilakukan serta memastikan kesesuaian antara kebutuhan teknis dan fasilitas yang tersedia.

Gambar 4. Pemaparan teknis mengenai metodologi pengujian dan kapabilitas Laboratorium EOR ITB.

Peran OGRINDO ITB dan Laboratorium EOR ITB dalam Kolaborasi

Dalam inisiatif ini, OGRINDO ITB dan Laboratorium Enhanced Oil Recovery (Lab EOR) ITB berkolaborasi secara sinergis, di mana OGRINDO ITB berperan sebagai penghubung antara kebutuhan industri dan aktivitas riset, sementara Lab EOR ITB berperan sebagai pelaksana utama kegiatan pengujian laboratorium dan evaluasi teknis. Dengan pengalaman dalam pengujian kimia EOR, core analysis, serta studi pendukung implementasi teknologi EOR, OGRINDO ITB berkomitmen untuk mendukung proses evaluasi teknis secara objektif dan berbasis data.

Gambar 5. Demonstrasi fasilitas pengujian laboratorium EOR untuk mendukung evaluasi teknis berbasis data.

Prospek Kolaborasi ke Depan

Penjajakan kerja sama antara OGRINDO ITB, Laboratorium EOR ITB, dan CNLC ini mencerminkan komitmen bersama dalam mendorong kolaborasi internasional di bidang riset dan pengembangan teknologi EOR. Ke depan, kolaborasi ini diharapkan dapat berkembang menjadi kerja sama yang lebih luas, mendukung penguatan kapasitas riset, transfer pengetahuan, serta penerapan teknologi EOR yang sesuai dengan karakteristik reservoir di Indonesia.

OGRINDO ITB menyambut baik inisiatif ini dan berharap proses penjajakan yang sedang berlangsung dapat menjadi langkah awal menuju kolaborasi yang produktif dan berkelanjutan.

Gambar 6. Foto bersama tim CNLC, OGRINDO ITB, dan Laboratorium EOR ITB dalam rangka inisiasi kolaborasi strategis.

Informasi dan Peluang Kolaborasi

OGRINDO ITB terbuka untuk peluang kolaborasi riset, studi kelayakan, serta pengembangan teknologi di bidang Enhanced Oil Recovery (EOR) dan karakterisasi reservoir. Untuk informasi lebih lanjut atau penjajakan kerja sama, silakan menghubungi:
📧 Email: info@ogrindoitb.com

Kategori
News Article

Lab EOR ITB Internship Program

Sebagai bagian dari komitmen berkelanjutan dalam pengembangan sumber daya manusia dan penguatan ekosistem riset energi, Laboratorium Enhanced Oil Recovery (EOR) ITB secara resmi menyelenggarakan Lab EOR ITB Internship Program untuk pertama kalinya. Program magang ini dirancang sebagai wadah pembelajaran terintegrasi yang menjembatani dunia akademik dengan praktik nyata di laboratorium riset profesional.

Program ini diikuti oleh empat mahasiswa terpilih yang berasal dari Program Studi Teknik Perminyakan UPN Veteran Yogyakarta, setelah melalui proses seleksi yang kompetitif. Kehadiran program ini diharapkan menjadi langkah awal yang strategis dalam mencetak calon peneliti dan praktisi energi masa depan yang unggul, adaptif, dan berintegritas.

Gambar 1. Sesi pembukaan Lab EOR ITB Internship Program yang diawali dengan perkenalan peserta, pengarahan program, serta pembacaan aturan dan tata tertib kegiatan laboratorium.

Latar Belakang dan Tujuan Program

Industri energi, khususnya sektor hulu migas dan teknologi Enhanced Oil Recovery (EOR), menuntut sumber daya manusia yang tidak hanya kuat secara teori, tetapi juga terampil secara praktis. Menyadari kebutuhan tersebut, Lab EOR ITB menghadirkan program magang ini dengan sejumlah tujuan utama, antara lain:

  1. Membekali mahasiswa dengan pengalaman kerja nyata dan pengujian di laboratorium EOR,
  2. Memberikan kesempatan untuk terlibat langsung dalam hands-on projects berbasis riset dan eksperimen,
  3. Melatih dan mengembangkan soft skills mahasiswa, seperti komunikasi, kerja tim, problem solving, dan etika profesional,
  4. Memperkuat fundamental concept di bidang teknik perminyakan dan Chemical EOR melalui pendekatan aplikatif.

Melalui program ini, mahasiswa tidak hanya belajar how it works, tetapi juga why it matters dalam konteks riset dan industri.

Gambar 2. Peserta Internship Lab EOR ITB sedang mengamati operasi instrumen laboratorium, belajar langsung lewat praktik di meja kerja.

Bagian dari Community Service dan Pengabdian Masyarakat

Lebih dari sekadar program akademik, Lab EOR ITB Internship Program merupakan wujud nyata kepedulian Lab EOR ITB terhadap komunitas. Program ini menjadi bagian dari inisiatif Community Service, di mana laboratorium tidak hanya berfokus pada proyek riset dan kerja sama industri, tetapi juga pada pengabdian kepada masyarakat melalui pendidikan dan pengembangan talenta muda.

Dalam konteks ini, Lab EOR ITB membuka akses pembelajaran yang inklusif, terstruktur, dan berkualitas bagi mahasiswa, sebagai kontribusi nyata dalam memperkuat ekosistem riset nasional.

Gambar 3. Peserta Internship Lab EOR ITB fokus memperhatikan dan mencatat penjelasan tentang kegiatan riset laboratorium.

Proses Seleksi yang Kompetitif dan Transparan

Antusiasme terhadap program ini tercermin dari tingginya jumlah pendaftar. Pada batch perdana ini:

  • 80 mahasiswa Teknik Perminyakan mendaftarkan diri pada tahap awal,
  • Melalui seleksi administrasi, disaring menjadi 10 mahasiswa terbaik,
  • Tahap akhir dilakukan melalui proses Focus Group Discussion (FGD) untuk menilai kemampuan berpikir kritis, komunikasi, dan kesiapan berkolaborasi.

Seluruh peserta pada program perdana ini berasal dari Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Yogyakarta. Dari keseluruhan proses tersebut, akhirnya terpilih 4 mahasiswa yang dinilai paling sesuai dengan tujuan dan kebutuhan program.

Proses seleksi ini dirancang untuk memastikan bahwa peserta tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki motivasi, etika kerja, dan potensi berkembang yang kuat.

Gambar 4. Peserta Internship Lab EOR ITB mengamati langsung penggunaan peralatan dan sampel laboratorium.

Kolaborasi dan Kontribusi Bersama OGRINDO ITB

Meskipun merupakan program yang diinisiasi oleh Lab EOR ITB, pelaksanaan internship ini juga tidak terlepas dari kontribusi ekosistem riset yang lebih luas, termasuk OGRINDO ITB. Program ini mencerminkan sinergi antara laboratorium akademik dan kelompok riset terapan dalam mendukung pengembangan kapasitas mahasiswa.

Kontribusi ini sejalan dengan visi OGRINDO ITB dalam mendorong riset yang berdampak, penguatan kompetensi SDM, serta keberlanjutan pengembangan teknologi energi di Indonesia.

Harapan dan Dampak Jangka Panjang

Melalui Lab EOR ITB Internship Program, diharapkan para peserta dapat membawa pulang pengalaman berharga yang menjadi bekal penting dalam perjalanan akademik maupun profesional mereka. Di sisi lain, program ini juga diharapkan menjadi fondasi bagi penyelenggaraan program magang yang berkelanjutan dan semakin inklusif di masa mendatang.

Ke depan, Lab EOR ITB membuka peluang untuk menerima mahasiswa dari berbagai universitas di Indonesia, guna memperluas dampak program dan memperkuat jejaring kolaborasi akademik nasional. Inisiatif ini sejalan dengan semangat pengabdian dan pengembangan talenta muda di bidang energi.

Lab EOR ITB percaya bahwa investasi terbaik untuk masa depan energi adalah melalui pengembangan manusia. Internship Program ini menjadi langkah awal dalam perjalanan panjang tersebut.

Gambar 6. Suasana lab penuh semangat! Mahasiswa magang EOR ITB berdiskusi, melakukan eksperimen, dan belajar bersama dalam program internship.

Informasi dan Peluang Kolaborasi

Lab EOR ITB mengundang mahasiswa, akademisi, serta mitra industri untuk terus mengikuti perkembangan Lab EOR ITB Internship Program dan berbagai inisiatif riset lainnya. Bagi institusi pendidikan maupun organisasi yang tertarik untuk berkolaborasi, membuka peluang magang, atau menjajaki kerja sama riset dan pengabdian masyarakat, kami terbuka untuk berdiskusi lebih lanjut.


Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
📧 OGRINDO ITB: info@ogrindoitb.com
📧 Lab EOR ITB: labifteoritb@gmail.com
Mari bersama-sama berkontribusi dalam pengembangan talenta muda dan kemajuan riset energi nasional.

Kategori
News Article

Technology Day 2025: Menguatkan Sinergi untuk Peningkatan Produksi melalui Extended Stimulation & Enhanced Oil Recovery (EOR)

Bandung, 19–21 November 2025 — OGRINDO ITB bersama Laboratorium EOR ITB menghadiri Technology Day: Sinergi Upaya Pencapaian Produksi dengan Penerapan Extended Stimulation, forum teknis yang diselenggarakan oleh SKK Migas sebagai langkah strategis untuk mempercepat peningkatan produksi minyak nasional menuju target 2026. Acara ini berlangsung selama tiga hari dan mempertemukan perwakilan dari Pertamina, LEMIGAS, KKKS, serta penyedia teknologi EOR.

Kegiatan ini dirancang untuk memperkuat kerja sama antara operator, regulator, lembaga penelitian, dan penyedia teknologi dalam mengatasi tantangan produksi lapangan migas yang sudah mature, terutama yang memerlukan penerapan EOR (Enhanced Oil Recovery) dan Extended Stimulation.

Forum Teknis dengan Agenda Komprehensif Selama Tiga Hari

Agenda Technology Day disusun untuk memfasilitasi diskusi teknis, pembahasan studi kasus, pertukaran pengalaman lapangan, hingga pembentukan langkah tindak lanjut implementasi. Berdasarkan rundown resmi SKK Migas, rangkaian kegiatan meliputi:

📌 Hari Pertama — Pembukaan & Panel Extended Stimulation

  • Registrasi peserta dan pembukaan oleh Deputi Eksplorasi, Pengembangan, dan Manajemen Wilayah Kerja (EPMWK) SKK Migas
  • Diskusi panel “Sinergi Upaya Pencapaian Produksi dengan Penerapan Extended Stimulation
  • Booth visit penyedia teknologi
  • Paparan teknis dan diskusi PEP pada Lapangan Tanjung, North Kutai Lama, Kenali Asam, dan Tempino

📌 Hari Kedua — Diskusi PEP & Peluang Implementasi

  • Pembahasan kondisi dan rencana stimulasi pada Lapangan Pamusian, Limau, Ramba, Rantau, dan Sago
  • Dialog teknis terstruktur antara SKK Migas, KKKS, dan penyedia teknologi
  • Booth visit penyedia teknologi

📌 Hari Ketiga — Finalisasi Strategi & Tindak Lanjut

  • Diskusi dan evaluasi tindak lanjut SKK Migas × KKKS × penyedia teknologi
  • Penyusunan ringkasan kesimpulan dari seluruh sesi
  • Penutupan program

Rangkaian agenda menunjukkan komitmen seluruh peserta dalam menyatukan perspektif operasional, teknologi, dan penelitian untuk menghasilkan strategi peningkatan produksi yang terukur, terintegrasi, dan siap untuk diimplementasikan di lapangan.

Pesan Utama: Kolaborasi Menjadi Kunci Keberhasilan

Dalam setiap sesi diskusi, presentasi teknologi, maupun pembahasan studi kasus, satu tema utama muncul secara konsisten:

Keberhasilan penerapan Extended Stimulation dan EOR bergantung pada kolaborasi erat antara operator, regulator, institusi riset, dan teknologi penyedia solusi.

Keputusan pemilihan teknologi dan formulasi kimia harus didasarkan pada:

  • karakteristik reservoir,
  • data laboratorium yang komprehensif,
  • evaluasi performa lapangan, dan
  • kesiapan operasional.

Dengan elemen tersebut, EOR dan Extended Stimulation dapat dirancang untuk memberikan hasil efektif, ekonomis, dan berkelanjutan bagi lapangan migas Indonesia.

Gambar 3. Ekspresi antusiasme perwakilan OGRINDO ITB dan Laboratorium EOR ITB dalam mengikuti rangkaian kegiatan Technology Day.

Komitmen OGRINDO × Lab EOR ITB dalam Mendukung Produksi Nasional

Partisipasi OGRINDO ITB dan Laboratorium EOR ITB pada kegiatan ini merupakan bagian dari penguatan kontribusi kami dalam sektor hulu migas melalui:

🔹 Penerapan riset berbasis data untuk mendukung keputusan lapangan
🔹 Penyediaan layanan studi laboratorium EOR
🔹 Pengembangan solusi teknologi melalui kerja sama dengan industri
🔹 Keterlibatan dalam forum pertukaran ilmu dan perumusan strategi peningkatan produksi

Kami percaya bahwa kolaborasi berkesinambungan antara industri, regulator, dan akademisi menjadi fondasi penting bagi keberhasilan EOR dan Extended Stimulation di Indonesia.

Gambar 4. Ekspresi antusiasme perwakilan OGRINDO ITB dan Laboratorium EOR ITB dalam mengikuti rangkaian kegiatan Technology Day.

Penutup

Semoga semangat sinergi ini terus berlanjut melalui implementasi nyata di lapangan, demi mendukung ketahanan energi nasional dan pencapaian target produksi minyak Indonesia.

OGRINDO ITB bersama Laboratorium EOR ITB berkomitmen untuk terus memperkuat kolaborasi antara industri, regulator, dan akademisi guna menghadirkan solusi peningkatan produksi yang efektif dan berkelanjutan.

📩 Untuk informasi lebih lanjut, diskusi teknis, atau peluang kolaborasi, silakan menghubungi:
info@ogrindoitb.com

Kategori
News Article

OGRINDO ITB dan Subholding Upstream Pertamina Jajaki Kerja Sama Riset untuk Masa Depan Energi Indonesia

Jakarta, 23 September 2025 – Konsorsium riset Oil and Gas Recovery for Indonesia (OGRINDO) ITB terus memperkuat perannya sebagai jembatan antara akademisi dan industri energi nasional. Bertempat di Boardroom Lantai 25, PHE Tower, Jakarta Selatan, OGRINDO ITB melakukan pertemuan penjajakan kerja sama dengan Pertamina Subholding Upstream sebagai langkah strategis untuk mendorong inovasi riset di sektor hulu migas Indonesia.

Pertemuan yang berlangsung pada pukul 08.00–09.30 WIB ini dihadiri oleh jajaran pimpinan dari kedua pihak. Dari OGRINDO ITB hadir Prof. H. Septoratno Siregar, Dr. Boni Swadesi, dan Ir. Mahruri, S.T., M.Sc., sementara Pertamina Subholding Upstream diwakili oleh Edy Karyanto, Mery Luciawaty, Benny Hidajat Sidik, dan Asep Samsul Arifin.

Gambar 1. Perwakilan OGRINDO ITB dan Pertamina Subholding Upstream dalam pertemuan penjajakan kerja sama riset di PHE Tower.

Memperkuat Kolaborasi Riset Migas Nasional

Dalam pertemuan ini, Prof. Septoratno dan Dr. Boni memaparkan kiprah OGRINDO sebagai konsorsium riset migas yang telah berpengalaman lebih dari 20 tahun menjawab tantangan energi melalui penelitian dan inovasi. OGRINDO menjalin kemitraan dengan berbagai universitas dan industri untuk menghadirkan solusi berbasis sains, mulai dari Enhanced Oil Recovery (EOR) hingga teknologi penyimpanan dan pemanfaatan CO₂ untuk mendukung transisi energi rendah karbon.

Pihak Pertamina Subholding Upstream menyambut positif inisiatif ini dan menilai OGRINDO memiliki potensi besar untuk bersinergi, khususnya melalui unit Upstream Innovation (UI) dan Research and Technology Innovation (RTI). Kolaborasi ini diharapkan dapat mempercepat penerapan hasil riset menjadi solusi nyata di lapangan, mulai dari optimasi produksi migas hingga penerapan teknologi ramah lingkungan.

Bersama Hadirkan Solusi Energi Berkelanjutan

OGRINDO ITB mengundang industri energi, lembaga riset, dan universitas untuk bergabung dalam kemitraan riset dan inovasi. Bersama-sama, kita dapat menciptakan teknologi yang mendukung ketahanan energi nasional sekaligus mendorong transisi menuju energi rendah karbon.

Gambar 2. Semangat kolaborasi OGRINDO ITB dan Pertamina Subholding Upstream untuk memperkuat riset migas.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai program kolaborasi, proposal riset, atau peluang kemitraan, silakan hubungi:
📩 Email: info@ogrindoitb.com
🌐 Website: www.ogrindoitb.com
Mari wujudkan masa depan energi Indonesia yang inovatif, efisien, dan berkelanjutan bersama OGRINDO ITB.