Kategori
News Article

Technology Day 2025: Menguatkan Sinergi untuk Peningkatan Produksi melalui Extended Stimulation & Enhanced Oil Recovery (EOR)

Bandung, 19–21 November 2025 — OGRINDO ITB bersama Laboratorium EOR ITB menghadiri Technology Day: Sinergi Upaya Pencapaian Produksi dengan Penerapan Extended Stimulation, forum teknis yang diselenggarakan oleh SKK Migas sebagai langkah strategis untuk mempercepat peningkatan produksi minyak nasional menuju target 2026. Acara ini berlangsung selama tiga hari dan mempertemukan perwakilan dari Pertamina, LEMIGAS, KKKS, serta penyedia teknologi EOR.

Kegiatan ini dirancang untuk memperkuat kerja sama antara operator, regulator, lembaga penelitian, dan penyedia teknologi dalam mengatasi tantangan produksi lapangan migas yang sudah mature, terutama yang memerlukan penerapan EOR (Enhanced Oil Recovery) dan Extended Stimulation.

Forum Teknis dengan Agenda Komprehensif Selama Tiga Hari

Agenda Technology Day disusun untuk memfasilitasi diskusi teknis, pembahasan studi kasus, pertukaran pengalaman lapangan, hingga pembentukan langkah tindak lanjut implementasi. Berdasarkan rundown resmi SKK Migas, rangkaian kegiatan meliputi:

📌 Hari Pertama — Pembukaan & Panel Extended Stimulation

  • Registrasi peserta dan pembukaan oleh Deputi Eksplorasi, Pengembangan, dan Manajemen Wilayah Kerja (EPMWK) SKK Migas
  • Diskusi panel “Sinergi Upaya Pencapaian Produksi dengan Penerapan Extended Stimulation
  • Booth visit penyedia teknologi
  • Paparan teknis dan diskusi PEP pada Lapangan Tanjung, North Kutai Lama, Kenali Asam, dan Tempino

📌 Hari Kedua — Diskusi PEP & Peluang Implementasi

  • Pembahasan kondisi dan rencana stimulasi pada Lapangan Pamusian, Limau, Ramba, Rantau, dan Sago
  • Dialog teknis terstruktur antara SKK Migas, KKKS, dan penyedia teknologi
  • Booth visit penyedia teknologi

📌 Hari Ketiga — Finalisasi Strategi & Tindak Lanjut

  • Diskusi dan evaluasi tindak lanjut SKK Migas × KKKS × penyedia teknologi
  • Penyusunan ringkasan kesimpulan dari seluruh sesi
  • Penutupan program

Rangkaian agenda menunjukkan komitmen seluruh peserta dalam menyatukan perspektif operasional, teknologi, dan penelitian untuk menghasilkan strategi peningkatan produksi yang terukur, terintegrasi, dan siap untuk diimplementasikan di lapangan.

Pesan Utama: Kolaborasi Menjadi Kunci Keberhasilan

Dalam setiap sesi diskusi, presentasi teknologi, maupun pembahasan studi kasus, satu tema utama muncul secara konsisten:

Keberhasilan penerapan Extended Stimulation dan EOR bergantung pada kolaborasi erat antara operator, regulator, institusi riset, dan teknologi penyedia solusi.

Keputusan pemilihan teknologi dan formulasi kimia harus didasarkan pada:

  • karakteristik reservoir,
  • data laboratorium yang komprehensif,
  • evaluasi performa lapangan, dan
  • kesiapan operasional.

Dengan elemen tersebut, EOR dan Extended Stimulation dapat dirancang untuk memberikan hasil efektif, ekonomis, dan berkelanjutan bagi lapangan migas Indonesia.

Gambar 3. Ekspresi antusiasme perwakilan OGRINDO ITB dan Laboratorium EOR ITB dalam mengikuti rangkaian kegiatan Technology Day.

Komitmen OGRINDO × Lab EOR ITB dalam Mendukung Produksi Nasional

Partisipasi OGRINDO ITB dan Laboratorium EOR ITB pada kegiatan ini merupakan bagian dari penguatan kontribusi kami dalam sektor hulu migas melalui:

🔹 Penerapan riset berbasis data untuk mendukung keputusan lapangan
🔹 Penyediaan layanan studi laboratorium EOR
🔹 Pengembangan solusi teknologi melalui kerja sama dengan industri
🔹 Keterlibatan dalam forum pertukaran ilmu dan perumusan strategi peningkatan produksi

Kami percaya bahwa kolaborasi berkesinambungan antara industri, regulator, dan akademisi menjadi fondasi penting bagi keberhasilan EOR dan Extended Stimulation di Indonesia.

Gambar 4. Ekspresi antusiasme perwakilan OGRINDO ITB dan Laboratorium EOR ITB dalam mengikuti rangkaian kegiatan Technology Day.

Penutup

Semoga semangat sinergi ini terus berlanjut melalui implementasi nyata di lapangan, demi mendukung ketahanan energi nasional dan pencapaian target produksi minyak Indonesia.

OGRINDO ITB bersama Laboratorium EOR ITB berkomitmen untuk terus memperkuat kolaborasi antara industri, regulator, dan akademisi guna menghadirkan solusi peningkatan produksi yang efektif dan berkelanjutan.

📩 Untuk informasi lebih lanjut, diskusi teknis, atau peluang kolaborasi, silakan menghubungi:
info@ogrindoitb.com

Kategori
News Article

OGRINDO ITB dan Subholding Upstream Pertamina Jajaki Kerja Sama Riset untuk Masa Depan Energi Indonesia

Jakarta, 23 September 2025 – Konsorsium riset Oil and Gas Recovery for Indonesia (OGRINDO) ITB terus memperkuat perannya sebagai jembatan antara akademisi dan industri energi nasional. Bertempat di Boardroom Lantai 25, PHE Tower, Jakarta Selatan, OGRINDO ITB melakukan pertemuan penjajakan kerja sama dengan Pertamina Subholding Upstream sebagai langkah strategis untuk mendorong inovasi riset di sektor hulu migas Indonesia.

Pertemuan yang berlangsung pada pukul 08.00–09.30 WIB ini dihadiri oleh jajaran pimpinan dari kedua pihak. Dari OGRINDO ITB hadir Prof. H. Septoratno Siregar, Dr. Boni Swadesi, dan Ir. Mahruri, S.T., M.Sc., sementara Pertamina Subholding Upstream diwakili oleh Edy Karyanto, Mery Luciawaty, Benny Hidajat Sidik, dan Asep Samsul Arifin.

Gambar 1. Perwakilan OGRINDO ITB dan Pertamina Subholding Upstream dalam pertemuan penjajakan kerja sama riset di PHE Tower.

Memperkuat Kolaborasi Riset Migas Nasional

Dalam pertemuan ini, Prof. Septoratno dan Dr. Boni memaparkan kiprah OGRINDO sebagai konsorsium riset migas yang telah berpengalaman lebih dari 20 tahun menjawab tantangan energi melalui penelitian dan inovasi. OGRINDO menjalin kemitraan dengan berbagai universitas dan industri untuk menghadirkan solusi berbasis sains, mulai dari Enhanced Oil Recovery (EOR) hingga teknologi penyimpanan dan pemanfaatan CO₂ untuk mendukung transisi energi rendah karbon.

Pihak Pertamina Subholding Upstream menyambut positif inisiatif ini dan menilai OGRINDO memiliki potensi besar untuk bersinergi, khususnya melalui unit Upstream Innovation (UI) dan Research and Technology Innovation (RTI). Kolaborasi ini diharapkan dapat mempercepat penerapan hasil riset menjadi solusi nyata di lapangan, mulai dari optimasi produksi migas hingga penerapan teknologi ramah lingkungan.

Bersama Hadirkan Solusi Energi Berkelanjutan

OGRINDO ITB mengundang industri energi, lembaga riset, dan universitas untuk bergabung dalam kemitraan riset dan inovasi. Bersama-sama, kita dapat menciptakan teknologi yang mendukung ketahanan energi nasional sekaligus mendorong transisi menuju energi rendah karbon.

Gambar 2. Semangat kolaborasi OGRINDO ITB dan Pertamina Subholding Upstream untuk memperkuat riset migas.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai program kolaborasi, proposal riset, atau peluang kemitraan, silakan hubungi:
📩 Email: info@ogrindoitb.com
🌐 Website: www.ogrindoitb.com
Mari wujudkan masa depan energi Indonesia yang inovatif, efisien, dan berkelanjutan bersama OGRINDO ITB.

Kategori
News Article

Hands-on Laboratory Training Chemical EOR di Lab EOR ITB: Menghubungkan Ilmu, Industri, dan Inovasi

Pada hari Selasa, 26 Agustus 2025, Laboratorium Enhanced Oil Recovery (EOR) Institut Teknologi Bandung (ITB) bekerja sama dengan Oil and Gas Recovery for Indonesia (OGRINDO) ITB sukses menyelenggarakan kegiatan Hands-on Laboratory Training Chemical Enhanced Oil Recovery (CEOR). Acara ini menjadi wadah penting bagi praktisi industri dan akademisi untuk memahami lebih dalam metode Chemical EOR melalui pembelajaran langsung di laboratorium.

Kegiatan utama dalam Hands-on Laboratory Training Chemical EOR ini adalah Screening Polymer dan Surfactant Formulation, yang dilaksanakan secara intensif di Laboratorium EOR ITB. Peserta tidak hanya mempelajari teori, tetapi juga melakukan serangkaian uji laboratorium komprehensif untuk memahami kinerja kimia EOR dalam berbagai kondisi reservoir.

Gambar 1. Peserta training mendengarkan penjelasan instruktur mengenai peralatan laboratorium Chemical EOR di Lab EOR ITB

Detail Kegiatan Training

  1. Screening Polymer

Pada sesi ini, peserta melakukan berbagai pengujian penting untuk menilai performa polimer, meliputi:

  • Fluid–Fluid Compatibility Test: pengujian viskositas, kompatibilitas polimer dengan air, filtration ratio, screen factor, dan uji stabilitas termal
  • Rock–Fluid Compatibility Test: static adsorption test, dynamic adsorption test dan IPV, serta injectivity test (RF dan RRF)
  • Coreflood Test: uji tertiary oil recovery untuk mengevaluasi potensi peningkatan perolehan minyak
Gambar 2. Praktikum pengujian surfaktan: peserta melakukan diskusi interaktif dengan instruktur mengenai metode pengujian laboratorium

2. Surfactant Formulation Lab Test

Sesi ini difokuskan pada formulasi surfaktan dengan berbagai kondisi laboratorium, yang meliputi:

  • Fluid–Fluid Compatibility Test: uji kompatibilitas surfaktan dengan air, IFT test, phase behavior test, uji stabilitas termal IFT, dan filtration test
  • Rock–Fluid Compatibility Test: wettability test, static adsorption test, dynamic adsorption test, serta capillary desaturation curves (CDC) test
  • Coreflood Test: uji tertiary oil recovery untuk menilai efektivitas surfaktan dalam memobilisasi minyak sisa.
Gambar 3. Sesi praktik laboratorium: peserta melakukan pengujian kompatibilitas fluida dan batuan secara langsung

Melalui rangkaian pengujian tersebut, peserta mendapatkan pengalaman langsung dalam evaluasi laboratorium CEOR dengan metode yang digunakan secara global di industri migas. Hal ini memperkuat posisi Lab EOR ITB sebagai pusat riset dan pelatihan dengan fasilitas dan keahlian yang mampu menjawab kebutuhan nyata industri perminyakan di Indonesia.

Peserta Training

Training ini diikuti oleh para profesional dari berbagai perusahaan migas nasional, yaitu:

  • Pertamina Hulu Energi (PHE) – termasuk PHE OSES, PHE ONWJ, dan PHE SHU SDRE
  • Pertamina EP (PEP) – termasuk PEP Zona 7
  • Pertamina Hulu Mahakam (PHM)
  • Pertamina Hulu Rokan (PHR)
  • Pertamina Hulu Indonesia (PHI)
Gambar 4. Foto bersama peserta Hands-on Laboratory Training Chemical EOR di Laboratorium EOR ITB.
Gambar 5. Peserta training Chemical EOR berfoto bersama di Aula Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan ITB

Dampak dan Manfaat

Melalui pengalaman langsung ini, peserta tidak hanya memperoleh keterampilan teknis, tetapi juga wawasan strategis untuk mendukung peningkatan recovery factor dan keberlanjutan energi nasional.

Dengan fasilitas laboratorium yang lengkap serta dukungan tenaga ahli berpengalaman, Lab EOR ITB bersama OGRINDO siap menjadi mitra strategis industri migas dalam pengembangan dan penerapan teknologi Enhanced Oil Recovery di Indonesia.

Pelatihan ini merupakan bentuk nyata kerja sama antara OGRINDO ITB dan Lab EOR ITB dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di sektor migas. Training ini memberikan pemahaman komprehensif mengenai penerapan Chemical EOR, mulai dari skala laboratorium hingga implikasinya pada lapangan migas.