Kategori
News Article

QA/QC Laboratorium dalam Monitoring Pilot Chemical EOR di Offshore Field

Sebagai bagian dari komitmen untuk menyediakan data analitik yang akurat dan dapat ditelusuri, Lab EOR ITB bersama OGRINDO ITB berkolaborasi dengan Yayasan LAPI ITB dalam menjalankan program QA/QC (Quality Assurance dan Quality Control) laboratorium. Program ini mendukung kegiatan monitoring pilot Chemical Enhanced Oil Recovery (EOR) di sebuah offshore field.

Dalam implementasi pilot Chemical EOR, keberhasilan evaluasi performa tidak hanya bergantung pada proses injeksi chemical di lapangan, tetapi juga pada kualitas data yang diperoleh selama kegiatan monitoring. Data laboratorium yang diperoleh melalui kegiatan monitoring memberikan informasi yang diperlukan untuk mendukung evaluasi performa pilot Chemical EOR.

Gambar 1. Fasilitas offshore yang menjadi lokasi pelaksanaan program monitoring pilot Chemical EOR.

Mengawal Monitoring Pilot Chemical EOR dari Lapangan hingga Laboratorium

Perjalanan monitoring dimulai sejak pelaksanaan injeksi melalui kehadiran field laboratory team yang mendukung kegiatan monitoring dan pengujian kualitas secara langsung di lapangan. Seluruh aktivitas dilakukan berdasarkan prosedur yang telah ditetapkan untuk memastikan proses monitoring berjalan secara konsisten selama pelaksanaan pilot.

Sampel yang dimonitor mencakup polymer powder, air injeksi, larutan polimer yang akan diinjeksikan, serta fluida produksi dari sumur-sumur yang berada pada injection pattern. Melalui prosedur QA/QC yang sistematis, setiap tahapan pengujian, verifikasi kualitas, dan pencatatan hasil dilakukan untuk memastikan data monitoring yang dihasilkan tetap konsisten, akurat, dan dapat ditelusuri.

Memastikan Kualitas Chemical dan Sistem Injeksi Tetap Sesuai Target

Pengendalian kualitas dilakukan pada berbagai tahapan sebelum dan selama proses injeksi. Kualitas polymer powder dievaluasi melalui pemeriksaan kondisi kemasan, pengamatan visual, pengukuran viskositas, dan analisis total solid.

Selain itu, kualitas air injeksi juga dimonitor melalui pengujian konduktivitas, salinitas ekuivalen, total suspended solids (TSS), kandungan besi (Fe), dissolved oxygen (DO), serta pH. Parameter-parameter tersebut memberikan gambaran mengenai kondisi sistem injeksi yang dapat memengaruhi performa Chemical EOR.

Larutan polimer yang akan diinjeksikan turut menjalani pengujian untuk memastikan kondisi dan performanya tetap sesuai dengan target. Evaluasi meliputi kondisi visual, homogenitas larutan, kandungan dissolved oxygen (DO), viskositas pada kondisi temperatur reservoir, konsentrasi polimer, hingga filtration ratio (FR).

Memonitor Respons Produksi untuk Mengevaluasi Performa Pilot

Monitoring tidak berhenti setelah chemical diinjeksikan ke dalam reservoir. Tim juga melakukan pengamatan terhadap fluida produksi dari sumur-sumur pada injection pattern untuk memahami respons reservoir terhadap injeksi polimer.

Beberapa parameter yang dimonitor meliputi wellhead pressure (WHP), bottom hole pressure (BHP), laju injeksi, peningkatan laju produksi minyak, water cut, serta kondisi fluida produksi. Pengujian tambahan seperti viskositas dan konsentrasi polimer, evaluasi fenomena flocculation, stabilitas emulsi, serta keberadaan bakteri pada effluent juga dilakukan sebagai bagian dari evaluasi performa pilot.

Melalui rangkaian kegiatan monitoring tersebut, tim dapat memastikan kualitas polymer powder, air injeksi, dan larutan polimer tetap sesuai target. Data yang diperoleh juga digunakan untuk memonitor keberadaan dan perilaku polimer dalam sistem produksi serta mendukung evaluasi respons sumur produksi selama pelaksanaan pilot.

Gambar 3. Kegiatan monitoring di area fasilitas produksi offshore sebagai bagian dari rangkaian pemantauan pilot Chemical EOR.

QA/QC Laboratorium sebagai Fondasi Data yang Andal dalam Evaluasi Chemical EOR

Program QA/QC laboratorium merupakan bagian dari kegiatan monitoring yang memastikan seluruh proses pengujian dilakukan sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan. Melalui penerapan prosedur QA/QC yang terstruktur, data monitoring yang dihasilkan dapat digunakan untuk mendukung evaluasi performa pilot Chemical EOR.

Kolaborasi antara Lab EOR ITB, OGRINDO ITB, dan Yayasan LAPI ITB mencerminkan sinergi antara akademisi dan industri dalam menghadirkan dukungan teknis berbasis keilmuan untuk pengembangan teknologi Enhanced Oil Recovery di Indonesia.

Gambar 4. Rangkaian kegiatan monitoring dari lapangan hingga laboratorium yang didukung oleh penerapan prosedur QA/QC secara sistematis selama pelaksanaan pilot Chemical EOR.

Mari Berkolaborasi Bersama Kami

Dengan pengalaman dalam penelitian, pengujian laboratorium, serta dukungan teknis di bidang Enhanced Oil Recovery (EOR), Lab EOR ITB dan OGRINDO ITB siap menjadi mitra dalam menyediakan solusi berbasis data untuk berbagai tantangan di industri minyak dan gas.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai kerja sama penelitian, pengujian laboratorium, maupun studi teknis, silakan hubungi:
📧 OGRINDO ITB
info@ogrindoitb.com
📧 Lab EOR ITB
eor@itb.ac.id

Kategori
News Article

IPA Convex 2026 Golden Jubilee: OGRINDO ITB dan Lab EOR ITB Perluas Jejaring dan Kolaborasi Energi

Bagaimana hasil penelitian dapat memberikan dampak yang lebih luas bagi industri energi?

Salah satu caranya adalah dengan membangun komunikasi dan kolaborasi secara langsung dengan berbagai pihak yang terlibat dalam sektor energi. Semangat inilah yang dibawa OGRINDO ITB berkolaborasi dengan Lab EOR ITB saat berpartisipasi dalam IPA Convex 2026 Golden Jubilee.

Diselenggarakan pada 20–22 Mei 2026 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, IPA Convex tahun ini menjadi momen istimewa karena menandai penyelenggaraan ke-50 atau Golden Jubilee dari salah satu forum industri energi terbesar dan paling berpengaruh di Indonesia. Selama lima dekade, IPA Convex telah menjadi wadah yang mempertemukan industri, pemerintah, akademisi, penyedia teknologi, serta berbagai pihak terkait untuk berdiskusi mengenai tantangan, peluang, dan masa depan sektor energi nasional.

Gambar 1. IPA Convex 2026 Golden Jubilee di ICE BSD City menjadi ajang pertemuan pelaku industri, akademisi, pemerintah, dan berbagai pihak yang terlibat dalam sektor energi.

Memperkenalkan Kemampuan Riset dan Inovasi Energi

Dalam kegiatan ini, OGRINDO ITB dan Lab EOR ITB diwakili oleh Fatahillah Mahfuzh Ridha, S.Tr.T. dan Rizki Ardi Prakosa, S.T. yang berpartisipasi dalam berbagai aktivitas selama penyelenggaraan IPA Convex 2026.

Kehadiran kedua delegasi merupakan bagian dari upaya memperkenalkan kemampuan riset, layanan laboratorium, dan pengembangan teknologi OGRINDO ITB serta Lab EOR ITB kepada peserta dari kalangan industri, akademisi, dan mahasiswa.

Selain memperkenalkan profil organisasi, delegasi juga mendukung penyebarluasan hasil penelitian dan inovasi yang ditampilkan pada area pameran Institut Teknologi Bandung sebagai bentuk kontribusi akademisi dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi energi.

Prof. Ir. Taufan Marhaendrajana, M.Sc., Ph.D., selaku Chairman OGRINDO ITB, juga turut hadir dalam ajang IPA Convex 2026 untuk memberikan dukungan langsung kepada tim OGRINDO ITB, sekaligus aktif berinteraksi dengan para pengunjung dari berbagai kalangan, mulai dari pelaku industri, akademisi, hingga perwakilan pemerintahan. Dalam kesempatan tersebut, beliau menekankan pentingnya riset yang kuat dan kolaborasi lintas pemangku kepentingan sebagai fondasi dalam mendorong inovasi serta pengembangan sektor energi Indonesia yang berkelanjutan.

Berbagi Pengetahuan dan Membangun Komunikasi dengan Industri

Salah satu nilai utama dari IPA Convex adalah kesempatan untuk berinteraksi secara langsung dengan berbagai pihak yang memiliki perhatian terhadap perkembangan sektor energi. Selama kegiatan berlangsung, delegasi OGRINDO ITB dan Lab EOR ITB aktif berdiskusi dengan pengunjung mengenai aktivitas penelitian, pengembangan teknologi, serta berbagai isu yang menjadi perhatian industri energi.

Melalui interaksi tersebut, delegasi memperoleh wawasan mengenai kebutuhan dan tantangan yang dihadapi industri sekaligus memperkenalkan berbagai kegiatan riset dan layanan yang dikembangkan oleh OGRINDO ITB dan Lab EOR ITB.

Memperluas Jejaring dan Peluang Kolaborasi

Selain menjadi ajang pameran teknologi, IPA Convex juga menjadi sarana untuk membangun jejaring profesional dan membuka peluang kolaborasi. Delegasi OGRINDO ITB dan Lab EOR ITB berkesempatan berinteraksi dengan peserta dari perusahaan energi, penyedia teknologi, institusi pendidikan, serta organisasi profesional yang hadir selama kegiatan berlangsung.

Berbagai diskusi yang terjalin membuka peluang pertukaran wawasan dan kolaborasi riset untuk mendukung pengembangan teknologi serta solusi bagi sektor energi Indonesia.

Gambar 5. Pengunjung berinteraksi dengan materi profil OGRINDO ITB yang menampilkan fokus riset dan kontribusi organisasi dalam pengembangan teknologi energi.

Menghubungkan Riset dengan Kebutuhan Industri

Sebagai forum yang mempertemukan berbagai elemen dalam sektor energi, IPA Convex memberikan kesempatan bagi OGRINDO ITB dan Lab EOR ITB untuk memperoleh wawasan mengenai perkembangan industri dan kebutuhan teknologi yang terus berkembang.

Berbagai topik seperti peningkatan produksi migas, pengembangan teknologi Enhanced Oil Recovery (EOR), digitalisasi, serta transisi menuju sistem energi yang lebih berkelanjutan menjadi bagian dari diskusi selama kegiatan berlangsung.

Melalui forum seperti IPA Convex, hasil penelitian yang dikembangkan di lingkungan akademik dapat semakin dekat dengan kebutuhan nyata di lapangan, sekaligus membuka ruang bagi kolaborasi riset yang lebih luas di masa mendatang.

Gambar 6. Booth Institut Teknologi Bandung menjadi sarana bagi OGRINDO ITB dan Lab EOR ITB untuk memperkenalkan kegiatan riset, membangun jejaring, dan berdiskusi dengan peserta IPA Convex 2026 Golden Jubilee.

Mendukung Masa Depan Energi Indonesia Melalui Kolaborasi

Melalui kegiatan ini, OGRINDO ITB dan Lab EOR ITB memperoleh kesempatan untuk memperluas jejaring profesional, memperkenalkan kemampuan riset yang dimiliki, serta membangun komunikasi dengan berbagai pihak yang memiliki visi serupa dalam mendukung perkembangan sektor energi Indonesia.

Partisipasi dalam IPA Convex 2026 Golden Jubilee menjadi bagian dari upaya OGRINDO ITB dan Lab EOR ITB untuk memperkuat hubungan antara dunia akademik dan industri serta mendorong pengembangan sektor energi Indonesia melalui kolaborasi, inovasi, dan pertukaran pengetahuan.

Mari Berkolaborasi

Kehadiran OGRINDO ITB dan Lab EOR ITB dalam IPA Convex 2026 Golden Jubilee menunjukkan pentingnya kolaborasi antara akademisi dan industri dalam mendukung pengembangan teknologi serta masa depan energi Indonesia yang lebih berkelanjutan.

OGRINDO ITB dan Lab EOR ITB terus berkomitmen untuk menjembatani penelitian akademik dengan kebutuhan industri melalui kolaborasi, inovasi, dan pengembangan teknologi yang relevan bagi sektor energi Indonesia.

Kami terbuka untuk kolaborasi penelitian, studi laboratorium, pengembangan teknologi, pelatihan, serta diskusi teknis terkait sektor energi dan Enhanced Oil Recovery (EOR).

Mari bersama membangun solusi energi yang lebih inovatif, berkelanjutan, dan berdampak melalui sinergi antara akademisi, industri, dan berbagai pemangku kepentingan.
📩 OGRINDO ITB: info@ogrindoitb.com
📩 Lab EOR ITB: eor@itb.ac.id
🌐 Website: www.ogrindoitb.com