Kategori
News Article

Surveillance 1 Akreditasi KAN Laboratorium EOR ITB: Evaluasi Sistem dan Kompetensi

Menjaga mutu kegiatan pengujian laboratorium tidak hanya bergantung pada kelengkapan dokumentasi, tetapi juga pada konsistensi penerapan sistem dan kompetensi personel dalam menjalankan pengujian. Hal tersebut menjadi bagian dari evaluasi dalam Surveillance 1 Akreditasi KAN Laboratorium EOR ITB, yang dilaksanakan pada 1 Oktober 2026.

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Surveillance 1 pada laboratorium di lingkungan Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan (FTTM) ITB. Setiap laboratorium menjalani proses evaluasi sesuai dengan sistem, kegiatan, dan lingkup akreditasinya masing-masing.

Laboratorium EOR ITB merupakan bagian dari OGRINDO dan menjalankan kegiatan pengujian dengan mengacu pada sistem serta persyaratan yang berlaku dalam lingkup akreditasinya.

Gambar 1. Foto bersama staf FTTM ITB sebelum dimulainya rangkaian Surveillance 1 Akreditasi KAN di masing-masing laboratorium.

Apa Itu Surveillance 1 Akreditasi KAN?

Surveillance 1 merupakan kegiatan evaluasi untuk memastikan laboratorium tetap menerapkan sistem manajemen dan melaksanakan kegiatan pengujian sesuai dengan persyaratan akreditasi.

Dalam pelaksanaannya, asesor mengevaluasi penerapan sistem laboratorium melalui pemeriksaan dokumen, rekaman, dan berbagai bukti pendukung. Evaluasi juga dilakukan melalui observasi langsung terhadap kegiatan pengujian untuk melihat penerapan metode, penggunaan peralatan, serta kompetensi personal.

Dengan demikian, Surveillance 1 tidak hanya melihat ketersediaan dokumen, tetapi juga bagaimana sistem yang telah ditetapkan diterapkan dalam kegiatan laboratorium.

Pemeriksaan Dokumen dan Rekaman Laboratorium

Salah satu bagian dari Surveillance 1 adalah pemeriksaan terhadap dokumen dan rekaman yang digunakan dalam kegiatan laboratorium.

Tim Laboratorium EOR ITB menunjukkan lokasi penyimpanan dokumen serta menjelaskan penerapan dan pengendaliannya. Asesor juga memeriksa berbagai bukti pendukung yang berkaitan dengan kegiatan pengujian, antara lain sertifikat kalibrasi peralatan, Certified Reference Material (CRM), rekaman pengujian, serta dokumen terkait lainnya.

Pemeriksaan tersebut memberikan gambaran mengenai bagaimana dokumen dan rekaman dikelola, dikendalikan, serta digunakan sebagai bagian dari pelaksanaan kegiatan laboratorium.

Observasi Pengujian dan Kompetensi Personel

Selain pemeriksaan dokumen dan rekaman, Surveillance 1 mencakup observasi pengujian secara langsung.

Pada tahap ini, personel laboratorium mendemonstrasikan proses pengujian serta menjelaskan cara kerja dan penggunaan peralatan yang digunakan. Asesor juga mengamati bagaimana personel menangani kesalahan atau kendala yang dapat terjadi pada instrumen selama proses pengujian.

Hasil pengujian kemudian dicatat dalam worksheet dan diserahkan kepada asesor sebagai bagian dari bukti pelaksanaan pengujian.

Observasi ini menjadi bagian penting dalam mengevaluasi penerapan prosedur sekaligus kompetensi personel dalam melaksanakan kegiatan pengujian.

Memastikan Sistem Diterapkan dalam Praktik

Surveillance 1 menunjukkan bahwa evaluasi laboratorium tidak berhenti pada pemeriksaan kelengkapan dokumentasi. Penerapan sistem dalam praktik dan kompetensi personel juga menjadi bagian penting dalam proses evaluasi.

Melalui pemeriksaan dokumen, rekaman, bukti pendukung, dan observasi pengujian secara langsung, asesor mengevaluasi bagaimana persyaratan yang telah ditetapkan diterapkan dalam kegiatan laboratorium.

Bagi Laboratorium EOR ITB sebagai bagian dari OGRINDO, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya untuk menjaga penerapan sistem dan kompetensi yang mendukung mutu kegiatan pengujian laboratorium.

Gambar 5. Foto bersama seluruh staf FTTM ITB pada penutupan rangkaian kegiatan Surveillance 1 Akreditasi KAN.

Hubungi Kami

Untuk informasi lebih lanjut mengenai kegiatan dan layanan pengujian di Laboratorium EOR ITB, silakan menghubungi:

Laboratorium EOR ITB
Email: eor@itb.ac.id

Untuk informasi mengenai OGRINDO dan kolaborasi di bidang riset serta pengembangan teknologi enhanced oil recovery dan energi, hubungi:

OGRINDO
Email: info@ogrindoitb.com

Kategori
News Article

Basic Sea Survival (BSS) Training: Persiapan untuk Aktivitas Offshore

Aktivitas di lingkungan offshore membutuhkan lebih dari sekadar kesiapan teknis. Pemahaman mengenai keselamatan di laut dan kemampuan merespons kondisi darurat menjadi bagian penting sebelum melakukan kunjungan maupun pekerjaan di fasilitas offshore.

Sebagai bagian dari persiapan tersebut, tim Laboratorium EOR ITB yang merupakan bagian dari OGRINDO ITB mengikuti Basic Sea Survival (BSS) Training pada 16–17 September 2026. Pelatihan ini memberikan pembekalan teori dan praktik mengenai keselamatan di laut, teknik bertahan hidup, serta pengenalan peralatan keselamatan sebagai bagian dari kesiapan menghadapi aktivitas di lingkungan offshore.

Gambar 1. Pelatihan Basic Sea Survival (BSS) untuk meningkatkan kesiapan dan keterampilan menghadapi kondisi darurat di laut.

Apa Itu Basic Sea Survival (BSS) Training?

Basic Sea Survival (BSS) Training merupakan pelatihan yang memberikan pemahaman dan pengalaman praktis mengenai keselamatan dan teknik bertahan hidup di lingkungan laut.

Materi yang dipelajari dalam training ini meliputi Dasar Keselamatan di Laut, Teknik Bertahan Hidup di Laut, serta Pengenalan Peralatan. Pembelajaran dilakukan melalui kombinasi materi teori dan kegiatan praktik sehingga peserta tidak hanya memahami prinsip keselamatan, tetapi juga mendapatkan pengalaman dalam menerapkannya.

Gambar 2. Peserta melakukan pemanasan sebagai bagian dari persiapan sebelum mengikuti rangkaian praktik Basic Sea Survival (BSS).

Belajar melalui Praktik dan Simulasi

Salah satu bagian penting dari Basic Sea Survival (BSS) Training adalah kesempatan untuk mempraktikkan materi keselamatan secara langsung.

Setelah mendapatkan pembekalan mengenai dasar keselamatan di laut, teknik bertahan hidup, dan pengenalan peralatan, peserta mengikuti rangkaian kegiatan praktik. Sesi ini menjadi kesempatan bagi peserta untuk mengaplikasikan pengetahuan yang telah diperoleh sekaligus membangun kesiapan dalam menghadapi kondisi di lingkungan laut.

Melalui kombinasi teori dan praktik, peserta dapat memahami bahwa kesiapan menghadapi situasi darurat tidak hanya membutuhkan pengetahuan mengenai prosedur, tetapi juga pemahaman terhadap peralatan dan kemampuan untuk menerapkan prosedur tersebut dengan tepat.

Mengapa BSS Training Penting untuk Aktivitas Offshore?

Berbeda dengan aktivitas di darat, lingkungan offshore memiliki kondisi dan risiko yang membutuhkan kesiapan khusus. Karena itu, pemahaman mengenai keselamatan di laut dan prosedur yang perlu dilakukan dalam kondisi darurat menjadi bagian penting sebelum berada di lingkungan tersebut.

Bagi personel yang mendukung kegiatan lapangan, Basic Sea Survival (BSS) Training memberikan bekal untuk memahami prinsip keselamatan di laut, teknik bertahan hidup, mengenali peralatan keselamatan, serta membangun kesiapan melalui kegiatan praktik.

Kesiapan tersebut menjadi pelengkap kompetensi teknis ketika personel harus mendukung kegiatan di luar lingkungan laboratorium.

Membangun Kesiapan di Luar Laboratorium

Kegiatan Laboratorium EOR ITB tidak hanya berlangsung di dalam laboratorium. Dalam mendukung kegiatan penelitian, pengujian, dan pekerjaan lapangan, personel juga dapat terlibat dalam aktivitas di lingkungan offshore.

Mengikuti Basic Sea Survival (BSS) Training menjadi salah satu bentuk persiapan untuk memastikan bahwa aspek keselamatan turut menjadi perhatian ketika kegiatan dilakukan di luar lingkungan laboratorium.

Bagi Laboratorium EOR ITB dan OGRINDO ITB, kesiapan personel merupakan bagian penting dalam mendukung kegiatan dan kolaborasi di sektor minyak dan gas bumi, baik di laboratorium maupun di lapangan.

Safety Starts with Preparation

Keselamatan tidak hanya bergantung pada peralatan dan prosedur, tetapi juga pada kesiapan setiap individu untuk memahami dan menerapkannya dengan tepat.

Melalui Basic Sea Survival (BSS) Training, tim Laboratorium EOR ITB memperkuat pengetahuan dan keterampilan dasar mengenai keselamatan di laut sebagai bagian dari persiapan untuk mendukung aktivitas di lingkungan offshore.

Learn. Practice. Respond.

Ingin mengetahui lebih lanjut mengenai kegiatan dan layanan OGRINDO ITB dan Laboratorium EOR ITB?

Hubungi kami melalui:
OGRINDO ITB: info@ogrindoitb.com
Laboratorium EOR ITB: eor@itb.ac.id
Website: www.ogrindoitb.com